Forum Sipil Bersuara (Forsiber) menyampaikan catatan evaluasi terkait dinamika pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Forsiber menilai tantangan keselamatan pangan dalam distribusi MBG masih memerlukan perhatian serius dan pengawasan yang lebih ketat di lapangan.
Dalam keterangannya di Jakarta pada Jumat (23/10/2026), Perwakilan Forsiber, Hamdi Putra, memaparkan data pemantauan insiden keamanan pangan dalam rentang waktu 22 Juli hingga 23 Oktober 2026. Selama periode 94 hari tersebut, tercatat akumulasi sekitar 8.385 individu yang dilaporkan terdampak gejala gangguan kesehatan seusai mengonsumsi sajian program.
Menurut kalkulasi Forsiber, angka tersebut setara dengan rata-rata 2.713 orang per bulan. Rata-rata bulanan ini menunjukkan peningkatan jika dibandingkan dengan catatan pada periode awal tahun yakni Januari hingga Februari 2026 yang berada pada kisaran 2.377 orang per bulan, maupun jika disandingkan dengan acuan data pemantauan sepanjang tahun 2025 lalu.
Baca Juga: Ketua MPR Ajak Generasi Muda Jaga Persatuan dan Manfaatkan Teknologi Secara Produktif
"Forsiber mencatat bahwa akar persoalan utama telah teridentifikasi, di mana sekitar 80 persen kasus gangguan kesehatan dipicu oleh ketidaksesuaian penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP), terutama pada tahap penyimpanan serta penyajian makanan. Pemetaan masalah tersebut dinilai perlu segera diimbangi dengan pengetatan sistem mitigasi risiko di tingkat penyedia jasa," ujar Hamdi.
Meskipun menyadari bahwa data akumulasi yang terhimpun mencakup berbagai tingkatan gejala serta dipengaruhi oleh ketersediaan catatan parsial di lapangan, Forsiber menekankan pentingnya langkah konkret dalam meredam potensi krisis keselamatan pangan secara berkelanjutan.
Forsiber berharap BGN bersama pemangku kepentingan terkait dapat terus memperkuat instrumen pengawasan, menyempurnakan SOP rantai pasok, serta memastikan kualitas sajian MBG benar-benar aman bagi seluruh penerima manfaat di berbagai daerah.
Baca Juga: Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli, MUI Desak Pemerintah Ambil Sikap
