LANGIT7.ID, Jakarta - Arie Untung mengaku terkejut saat melihat perubahan yang dialami anaknya, Gavin Daffa, di pesantren. Meski tak sempat bertemu, ia merasa senang bisa melihat aktivitas Gavin bersama santri lain.
Arie menceritakan pengalaman tersebut saat mendampingi Ustadz Abdul Somad berkunjung ke SMA International Islamic High School (IIHS) Jakarta, pesantren tempat Gavin menuntut ilmu. Dia hanya bisa merekam Gavin dari kejauhan. Meski begitu, ia mengaku sangat bahagia.
“Eh, melihat, Gavin dan teman-temannya yang tadinya gamefreak sampe begadang-begadang, dan teman-temannya waktu datang anak-anak gaul. Sekarang jadi team hadroh, tapi tetep millenials gaul,” tulis Arie melalui akun instagram-nya, Rabu (28/10/2021).
Gavin sudah sebulan lebih berada di SMA IIHS Jakarta. Meski terbilang baru, namun Arie melihat perubahan yang terjadi pada anaknya itu.
“Alhamdulillah, jadi santri beneran ya nak. Hebat nak papi salut lantunan yang kamu mainkan itu adalah lantunan warga Anshor ketika menyambut Rasulullah. Semoga sambil memainkannya kamu menyambut beliau juga dalam hatimu. Kita berharap pada syafaatnya,” tulis Arie.
Melepas anak ke sekolah berasrama merupakan pengalaman pertama bagi Arie. Gavin selama ini bersama Arie selama 24 jam. Tinggal dalam satu atap. Namun ia harus membuat pilihan. Masa depan Gavin jauh lebih penting daripada perasaan tidak ingin berpisah.
“Bersama sejak masih bayi, selama 16 tahun dan kini merelakan enggak bisa langsung melihatnya. Menuntut ilmu di IIHS Jakarta selama beberapa tahun ke depan, agar menjadi laki-laki hebat nanti insya Allah,” tuturnya.
Hal serupa dirasakan Gavin. Baginya pertama kali ia tinggal terpisah dengan orang tua. Ia harus beradaptasi dengan teman-teman sebaya di asrama. Mengikuti semua aturan kedisiplinan yang diterapkan oleh para ustadz.
“Kami menitipkan anak kami ya Rabb, kami pasrahkan semua padaMu. Harapan-harapan terbaik kami sematkan Anda di atas RidhaMu ya Rabb,” ucapnya.
Namun, Arie merasa bahagia lantaran Gavin sudah bisa beradaptasi. Hal Itu bisa menjadi obat rindu sekaligus penawar hati. Meski merasa sedih, namun hal itu harus ditahan.
“Alhamdulillah kami senang banget dengar Gavin sudah beradaptasi dengan baik dan senang dengan keadaan sekolah dan teman-teman yang menyenangkan. Malah ortunya yang masih pada 'cemen'," tulisnya.
(jqf)