LANGIT7.ID, Jakarta - - Di era digital saat ini memungkinkan kita untuk melakukan semua hal serba cepat, terutama di masa pandemi Covid-19 yang mempercepat transformasi digital. Namun, semua itu dirasa percuma jika tidak memiliki penguasaan kompetensi digital.
Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS), Nadia Fairuza, mengatakan penguasaan kompetensi digital menjadi sebuah keharusan, terutama dalam meningkatkan daya saing pekerja Indonesia di era perekonomian digital.
Baca juga: Pertumbuhan Pinjol Tinggi, Bukti Geliat Ekonomi Digital"Keberadaan pekerja Indonesia yang memiliki kompetensi digital yang memadai akan meningkatkan daya saing industri dan menambah nilai untuk kapasitas pekerja itu sendiri," kata Nadia dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (2/11).
Menurut Nadia, penguasaan kompetensi digital dapat diartikan sebagai kombinasi dari sikap, pengetahuan, keterampilan, kesadaran dan nilai-nilai ketika memanfaatkan teknologi dan alat digital.
"Ini menjadi semakin mendesak mengingat pandemi Covid-19 mempercepat transformasi pada ekonomi digital, agar dapat mengikuti di tengah lingkungan digital yang cepat, pasar tenaga kerja harus mampu beradaptasi dan tangguh meskipun ada perubahan," jelasnya.
Baca juga: Pemerintah Dorong Digitalisasi dan Sertifikasi Halal Bagi UMKM PerempuanPara siswa, lanjut Nadia, harus dibekali dengan keterampilan dasar yang baik seperti numerasi, literasi dan keterampilan berpikir kritis akan membantu mereka mempelajari keterampilan digital dan mencapai karir yang prospektif.
Di sisi lain, Nadia berpendapat bahwa kurangnya talenta digital di Indonesia juga terjadi karena sifat dinamis dari ekonomi digital itu sendiri. Kedinamisan itu pelan-pelan menghilangkan pekerjaan yang dianggap tidak perlu atau malah bertransformasi menjadi pekerjaan baru.
"Kurikulum pendidikan Indonesia diharapkan dapat fokus untuk mengembangkan kemampuan dasar ini guna mempermudah siswa Indonesia menguasai berbagai keterampilan digital yang dapat menunjang karir mereka ke depannya," ujar Nadia.
"Pengembangan kompetensi digital juga seharusnya dapat ditujukan untuk memperkuat industri di Tanah Air, termasuk bagi kalangan UMKM," paparnya.
Baca juga: 93 Tahun Sumpah Pemuda, Anak Muda harus Kuasai Perekonomian Digital(asf)