LANGIT7.ID, Jakarta - Toilet 3 di Masjidil Haram, Mekkah banyak menyimpan kenangan pribadi maupun kolektif bagi jamaah haji dan umrah Indonesia. Di tempat ini lah mereka menemukan suami, istri, kakak atau adik, keluarga yang hilang atau terpisah dari rombongan.
Jika sedang melakukan tawaf, toilet inilah yang terdekat. Namun jika sedang sa'i maka yang lebih dekat adalah toilet di depan Marwah.
Lokasinya yang strategis membuat toilet ini menjadi semacam patokan untuk bertemu kembali bagi jamaah asal Indonesia ketika mereka tersesat. Terletak persis di depan Pintu Utama Malik Abdul Aziz, di bawah Zam Zam Tower, di depan pintu masuk Pullman Hotel sebelah kanan.
Pelataran toilet yang langsung menghadap Masjidil Haram juga sering digunakan jamaah untuk shalat. Ketika masuk adzan tiba, halaman toilet ini akan terasa lebih sesak dipenuhi jamaah dari berbagai negara.
Banyak jamaah yang rindu suasana Masjidil Haram ketika mereka mengingat-ingat toilet ini. Bagaimana sepasang suami istri janjian bertemu kembali bila mereka terpisah suatu kali atau titik temu rekan-rekan untuk bepergian.
Tempat yang pasti dilalui jamah apabila ingin kembali ke hotel di kawasan Ajyad Street dari Masjidil Haram.
Untuk menggunakan fasilitas toilet ini, jamaah harus menuruni belasan anak tangga karena letaknya berada di bawah tanah. Untuk memudahkan lansia dan penyandang disabilitas, pemerintah telah membangun dua eskalator di samping tangga tetap.
Harum semerbak memenuhi ruangan ketika jamaah memasuki toilet ini. Lantainya juga kering dan dijaga oleh belasan petugas kebersihan selama 24 jam. Di dalamnya terdapat ratusan keran air untuk berwudhu.
(bal)