Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home wisata halal detail berita

Sedimentasi Danau Rawa Pening Ambarawa Berada dalam Level Kritis

hasanah syakim Kamis, 18 November 2021 - 17:53 WIB
Sedimentasi Danau Rawa Pening Ambarawa Berada dalam Level Kritis
Tim Indonesia CARE dan sejumlah komunitas membersihkan enceng gondok di lokasi Danau Rawa Pening, Ambarawa. (foto: istimewa)
LANGIT7.ID, Semarang - Sedimentari Danau Rawa Pening yang terletak di Ambarawa Jawa Tengah ditengarai berada dalam kondisi kritis.

Pemerintah melalui tim Penyelamatan Danau Prioritas Nasional merupaya untuk mengangkat sedimentasi danau tersebut.

Dalam rilis yang diterima Langit7, berulangkali tim terus berusaha mengangkat sedimentasi yang ada didasar danau seluas 2.670 hektartersebut untuk memperbesar daya tampung air yang masuk ke Rawa Pening, namun tak juga bisa tuntas.

"Bahkan kini luasan danau kian kritis karena menyusut oleh tanaman eceng gondok," ujar Direktur Eksekutif Indonesia CARE, Lukman Azis Kurniawan dikutip Langit7, Kamis (18/11/2021).

Baca juga: Branding Danau Toba Sebagai Jejak Letusan Gunung Api Terbesar Di Dunia Harus Menjadi Kebanggaan

Kini permukaan danau tersisa 1.850 hektare. Penyebabnya jutaan batang pohon eceng gondok sudah menguasai hampir sebagian permukaan danau serta hasil dari sedimentasi yang telah diangkat juga tergerus kembali masuk ke danau saat hujan datang.

"Belum lagi banyaknya tempat-tempat makan diatas danau ikut berkonstribusi menimbulkan sedimentasi baru dari sampah makanan yang membusuk di dasar danau," ujar Lukman Azis.

Sedimentasi dan tanaman eceng gondok ini telah menimbulkan permasalahan bagi kehidupan sekitarnya berupa luapan air danau yang merendam kawasan pertanian masyarakat, mengurangi debit air yang dapat ditampung di Rawa Pening, menurunkan kualitas air danau serta mengurangi jumlah ekosistem yang ada didalamnya.

Untuk mengatasinya, perlu penanganan komprehensif termasuk untuk pemanfaatan sedimentasi yang telah diangkat tersebut agar tidak kembali masuk kedalam danau serta eceng gondok yang kini telah menutupi lebih dari 60% permukaan danau. Pertanyaannya dikemanakan sebaiknya hasil pengangkatan sedimentasi dan sampah tanaman eceng gondok.

Untuk itu Yayasan Indonesia CARE bersama komunitas Negeri Lohjinawi (NLJ), Posko Jenggala dan Relawan Tani mencoba memanfaatkan limbah sedimentasi dan tanaman eceng gondok yang telah diangkat oleh tim Penyelamatan Danau Kritis tersebut untuk pemberdayaan dan penguatan para petani di Jawa Tengah.

Setidaknya, Indonesia CARE dan sejumlah komunitas ini menargetkan 100 ribu petani bisa terbantu melalui pembagian bibit unggul gratis hasil dari pemanfaatan sedimentasi sebagai media tanam dan eceng gondok sebagai pupuk organik dalam program konservasi danau kritis Rawa Pening ini.

"Saat ini kami tengah menjalankan program pembibitan sejumlah tanaman produktif diantaranya kubis, cabai, terong, seledri, daun bawang, bawang merah, tomat, kentang dan lain-lain. Tentunya media tanam yang digunakan dari hasil limbah sedimentasi tadi," ungkapnya.

Bibit-bibit tersebut selanjutnya dibagikan secara gratis ke ribuan petani di Jawa Tengah. "Sudah ada sekitar 3.000 petani yang terdata, sebagian sudah menerima bibit. Sedimentasi dari danau Rawa Pening ini mampu meningkatkan dua hingga tiga kali lipat hasil panen dibandingkan dengan pupuk biasa dalam luasan area yang sama," tambah Ketua Negeri Loh Jinawi (NLJ), Joko Windoro.

Untuk mengembangkan program ini serta memperbanyak penerima manfaatnya sekaligus membantu pemerintah menangani limbah sedimentasi danau kritis yang ada di Indonesia, pihaknya mengharapkan dukungan semua pihak baik donatur perorangan maupun perusahaan melalui program Company Social Responsibility (CSR) dan Community Development (Comdev)nya guna membersamai.

(sof)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)