Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 10 Mei 2026
home lifestyle muslim detail berita

Musim Hujan, Persiapan Menghadapi Ular Masuk ke Rumah

mahmuda attar hussein Sabtu, 20 November 2021 - 08:00 WIB
Musim Hujan, Persiapan Menghadapi Ular Masuk ke Rumah
Ilustrasi penanganan ular di musim hujan. Foto: istimewa
Langit7, Jakarta - Musim hujan kini terjadi merata di tanah air. Bebarengan juga dengan waktu menetasnya telur beberapa spesies ular di sekitar rumah kita. Kita perlu mengetahui seputar kehidupan ular. Berikut informasinya.

Bulan september - oktober hingga nanti maret adalah waktu menetasnya telur ular kobra (dan beberapa ular lain) yang sudah di keluarkan induknya 2-3 bulan lalu. Setelah telur menetas, anak ular akan langsung bergerak ke segala penjuru arah untuk mencari air dan makanannya

Ular tidak menyusui dan tidak tinggal dengan induknya. Si induk ular sudah pergi meninggalkan telur sesaat setelah di sembunyikan dalam lubang untuk ditetaskan. Induk Ular kobra tidak mengerami telur.

Baca juga: Pakai Masker Terlalu Lama Sebabkan Jerawat, Ini Solusinya

Ketika ada hujan atau genangan air, akan memaksa ular (anak atau dewasa) berpindah mencari tempat kering. Ular kobra lebih suka bersembunyi di tempat yg kering timbang di genangan air

Insting ular kobra mencari makan akan mendekati area dengan bau : tikus, kodok, katak, kadal dan cicak. Ular akan bertahan di satu tempat yang banyak makanannya dan juga ada lokasi sembunyi yg aman dan kering . Dia akan berpindah jika tidak menemukan makanan.

Apa yang sekarang perlu disiapkan oleh warga agar rumah tidak kemasukan ular? Berikut tips dari Indonesia Snack Rescue :

1. Bersihkan area kebun, pindahkan pot pot , tata ulang. Tumpukan material di rapikan, sampah buang secara rutin. Jika induk kobra menaruh telur di halaman rumah, bisa di ketahui jika kita menyapu/ menggali / memindahkan material yang tidak terawat.

Baca juga: Kabar Baik! Simak 3 Tips Dapat Penghasilan Tambahan untuk Karyawan

2. Pasang lem tikus untuk mengurangi / membasmi tikus di rumah dan sekitar. Tikus memgeluakan bau, kotoran yang memancing ular datang

3. Saat setelah hujan selalu cek lubang lubang di halaman dan sekitar rumah yang kering dengan diterangi senter.

4. Semprot mewangian ruangan di dalam rumah. Wangi menyengat tidak disukai oleh ular karena mengganggu penciumannya terhadap mangsa dan musuh. Wangi menyengat hanya efektif di ruang tertutup. Bukan di teras atau halaman rumah terbuka.

5. Siapkan alat bantu menangani ular dirumah. Pelajari mengenali / identifikasi ular sekitar rumah.

6. Latih keluarga yang harus dilakukan jika bertemu ular. STOP - Jangan Pegang Ular - Jangan Bunuh Ular - Amati pergerakan ular dan jika memungkinkan Isolasi pergerakan ular - panggil tim snake rescue terdekat.

7. Jika dalam kondisi darurat bisa menghubungi tim Snake Rescue terdekat. Call center Indonesia Snake Rescue di wa.me/628176800446 dan call center 112

Baca juga: Ecovillage Solusi Beragam Masalah

8. Juga dapat menghubungi Kantor pemadam kebakaran bidang penyelamatan terdekat atau komunitas Reptile di sekitar.

9. Tidak perlu panik jika ada ular masuk ke rumah. Hindari menyentuh, memegang atau menangani ular jika tidak terlatih.

Hanya 20% ular di sekitar kita yang berbisa tinggi. 80% lainya ular yang tidak berbahaya dan bermanfaat bagi kita. Di pulau Jawa, ada 110 an spesies ular, yang berbisa tinggi sekitar 16-17 spesies saja.

Kenali, waspada, tapi jangan bunuh ular.

(zul)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 10 Mei 2026
Imsak
04:25
Shubuh
04:35
Dhuhur
11:53
Ashar
15:13
Maghrib
17:48
Isya
18:59
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)