Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 05 Juni 2026
home wirausaha syariah detail berita

Perjalanan Bisnis Keripik Pisang Rumahan Ini Sampai Singapura

mahmuda attar hussein Ahad, 18 Juli 2021 - 15:45 WIB
Perjalanan Bisnis Keripik Pisang Rumahan Ini Sampai Singapura
Keripik pisang Bananania bersama pemiliknya Sofyani Mirah. instagram @banananiaofficial
LANGIT7.ID, Jakarta - Bisnis keripik pisang Bananania milik Sofyani Mirah atau sering disapa Yani ini baru berjalan dua tahun. Dibuka pada Mei 2019 lalu. Keputusan membuka usaha keripik pisang, bermula melihat pisang tidak pernah hilang dari pasaran. Selan itu, bahan baku mudah didapat dan selalu tersedia.

“Musim hujan atau musim kemarau, pisang selalu tersedia. Dari segi harga memang lebih murah saat musim hujan dibandingkan musim kemarau, tapi hitung-hitungannya masih tetap masuk,” kata Yani dikanal Youtube Punca Media.

Keripik pisang memiliki daya tahan yang lebih lama. Sehingga untuk menjangkau pasar yang lebih luas produk keripik pisang akan lebih bisa diandalkan.

Bananania dipasarkan Yani dengan cara offline maupun online. Untuk toko offline Bananania ini baru tersedia di Yogyakarta dan Purwokerto, sementara pemasaran onlinenya, sudah tersedia di hampir seluruh marketplace, seperti Tokopedia, Shopee dan Bukalapak.

Dari marketplace, Yani mulai merambah dunia ekspor untuk produk keripik pisangnya melalui Shopee ekspor. Menurutnya, ia sempat mengirimkan produk beberapa kali ke Singapura melalui Shopee ekspor.

Selain itu, Yani juga terus memberikan inovasi pada bisnis usahanya ini. Ia menyajikan produk terbarunya yang diberi nama Banana Granola.

Produk Banana Granola milik Yani, merupakan makanan yang berbentuk sereal. Ia membuat inovasi ini sejak pandemi Covid-19 sedang ramai diperbincangkan pada 2020 lalu.

“Khususnya (Banana Granola) ini untuk orang diet atau vegan. Tapi untuk kita masyarakat juga tetap enak dan bisa disantap dengan dicampur susu atau yoghurt,” katanya.

Yani mengaku, awal usahanya ini berdiri hanya menyediakan jenis produk keripik pisang cokelat. Seiring berjalannya waktu, permintaan variasi rasa datang dari pelanggannya yang saat itu tidak menyukai coklat, hingga akhirnya Yani memutuskan untuk menambah varian rasa dari keripik pisangnya ini.

“Akhirnya saya bikin varian rasa keju, madu, balado, dan barbeque. Semua ini saya lakukan secara bertahap,” jelasnya.

Yani mengisahkan, proses pembuatan keripik pisangnya ini dilakukan secara sederhana. Melalui produknya ini ia berharap bisa memberikan sajian cemilan yang sehat kepada penikmat keripik.

“Saya memang sengaja menghindari tepung-tepungan, karena untuk menjaga kealamiannya. Kita juga tidak pakai pewarna, karena terkadang ada beberapa pabrik keripik pisang yang mewarnai terlebih dahulu agar setelah digoreng memiliki warna yang menarik,” ujarnya.

Dari berbagai usaha yang dilakukan Yani ini selalu mengajak orang-orang untuk membantunya. Menurutnya, omzet yang bisa didapatkan itu tentu dari kerjasama tim yang ada.

“Kalau ada tim, tentu produktivitas kita makin tinggi, sehingga semakin banyak juga produk yang bisa kita jual. Bayangkan kalau kita kerja sendiri, segala diurus sendiri, tentu akan sulit berkembang,” ujarnya.

Yani dulunya sempat bekerja di Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Yogyakarta, beralih profesi menjadi pengusaha ini karena permohonan dari keluarganya.

Yani yang juga sebagai ibu ini merasa perlu untuk mengurus anak dan pekerjaan rumah tangganya di rumah. Akhirnya ia memutuskan untuk membuka usahanya di rumah dengan membuka bisnis rumah jahit dan laundry.

Namun, usahanya itu tidak bertahan lama karena beberapa alasan, salah satunya adalah bahan sabun laundry yang saat itu menurutnya memiliki efek yang cukup keras. Ia putuskan untuk menutup usahanya itu, dan membuka kembali usaha keripik pisangnya.

(zul)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 05 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:16
Maghrib
17:48
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)