LANGIT7.ID - , Jakarta - Membentuk keluarga yang sakinah mawadah warahmah menjadi impian dan cita-cita semua orang dalam berumah tangga. Tapi untuk menggapainya tak semudah angan, banyak perjuangan yang dibutuhkan untuk mewujudkannya.
Agar dapat meraihnya, dibutuhkan proses awal yang benar. Artinya, memilih pasangan hidup sesuai dengan anjuran Nabi Muhammad SAW. Sekira 14 abad yang lalu, Rasulullah SAW sudah memberikan tips untuk umatnya bagaimana yang betul dalam mencari jodoh, agar keluarganya bisa menjadi sakinah mawadah warahmah.
Berikut tips yang diberikan Rasulullah SAW, tertuang dalam hadits berikut ini:
“Wanita biasanya dinikahi karena empat hal: karena hartanya, karena kedudukannya, karena parasnya dan karena agamanya. Maka hendaklah kamu pilih karena agamanya (keislamannya), sebab kalau tidak demikian, niscaya kamu akan merugi.” (HR. Bukhari-Muslim)
Baca juga: Menjalani Pernikahan Jarak Jauh, Bagaimana Hukumnya dalam Islam?Ustadz Dasad Latif memberikan penjelasan mengenai hadits yang ditujukan untuk mencari istri tersebut berlaku juga dalam mencari suami.
1. HartaMelihat hartanya adalah termasuk tips yang dianjurkan. Karena menikah dengan orang yang sudah jelas memiliki pekerjaan dan usaha, akan membuat permasalahan dalam rumah tangga nantinya sedikit berkurang.
Islam sama sekali tidak melarang untuk para orang tua yang ingin menikahkan anaknya atau siapapun yang ingin menikah, memilih pasangan yang memiliki harta.
"Yang tidak boleh dalam Islam adalah mereka yang bersifat materialistik. Yang berarti menghalalkan segala cara untuk mendapatkan harta. Jadi ia tidak peduli jahat atau tidak orang tersebut yang penting punya harta." kata Dasad Latif.
Hal ini bercermin karena banyak sekali masyarakat yang masih silau dengan harta, sehingga mau menikah dengan orang tersebut karena kaya.
"Tetapi jika ada dua pilihan kemudian dua-duanya punya akhlak yang baik, yang satu pekerjaannya sudah jelas yang satu lagi pekerjaannya belum jelas, maka agama tidak melarang kita memilih yang mapan." Tambahnya.
2. Keturunannya Keturunan disebut juga dengan istilah bibit, yang berarti jelas silsilahnya anak dari siapa, atau cucu dari siapa. Keturunan juga penting untuk dijadikan pertimbangan dalam mencari jodoh. Keluarga yang reputasi namanya harum dan baik, biasanya anak-anaknya akan berpegang teguh dan menjaga nama baik keluarganya. Sehingga akan berpikir dua kali jika ingin melakukan atau bertindak yang bisa merugikan nama keluarga.
"Namun hal ini juga tidak selamanya menentukan. Makannya jangan jadikan prioritas, sebab ada contohnya," kata Dasad Latif.
Ia mencontohkan Nabi Nuh AS yang memiliki anak seorang pengkhianat dan Nabi Ibrahim AS yang memiliki ayah seorang penjahat.
"Penting melihat bibit, tapi jangan jadikan prioritas." tambahnya.
3. KecantikanKecantikan atau ketampanan penting sekali dalam memilih jodoh atau pasangan. Sejatinya sifat alami manusia menginginkan yang indah, yang enak dipandang.
"Poin ini penting karena setiap saat nanti dalam rumah tangga akan melihat istri/suami," Kata Dasad, "Mau tidur liat, baru bangun liat, pulang kerja liat, mau mandi liat."
Ust. Dasad berpesan walaupun penting tapi jangan jadikan yang utama, karena cantik itu subyektif, artinya cukup yang menurut diri cantik saja.
"Jangan mengikuti penilaian orang yang bisa membuat kalian merubah pikiran. Sebab yang menjalankan rumah tangga adalah kalian sendiri bukan orang lain,"
4. AgamaTips urutan yang terakhir adalah melihat sisi agama dari calon yang ingin dipilih sebagai jodoh.
"Mahasiswa saya ada yg tanya, kenapa agama nomor 4, harusnya nomor 1. Saya jawab, betul dalam hadits, agama diurutkan nomor 4, tapi dia bukan titik melainkan koma yang diteruskan dengan kalimat selanjutnya, Utamakan agamanya, sebab kalau tidak demikian, niscaya kamu akan merugi." kata Ustadz Dasad.
Bisa diartikan dengan agama ketiga poin sebelumnya akan didapatkan juga dan dengan tidak ada agama, ketiga hal yang diurutkan sebelumnya akan menjadi sia-sia.
Dengan memilih calon dari segi agama yang baik, "Apapun beban dalam kehidupan tidak akan menjadi tindak kriminal, jika motif menikahnya karena lillahi ta'ala." tutur Dasad.
Baca juga: Ini 6 Masalah di Awal Pernikahan, Begini Solusinya!Tindakan kriminal yang menjamur dipemberitaan terkait rumah tangga menurut Ustadz Dasad disebabkan karena nilai agama yang kurang dari pasangan dan itu tidak menjadi penilaian nomor satu saat memilih pasangan.
Semoga dengan penjelasan tips ini Sahabat Langit7 menemukan jodoh yang tepat dan dapat membina keluarga yang sakinah mawadah warahmah.
(est)