LANGIT7.ID, Jakarta - Rangkaian program 'Festival Muharram 2021 Khitanan Ceria' kembali digelar. Kegiatan yang dilaksanakan di Masjid Al Oesman Lampung, Kelurahan Pengajaran, Kecamatan Teluk Betung Utara, Kota Bandar Lampung menghadirkan 100 anak yatim dan dhuafa untuk memeriahkan berlangsungnya kegiatan.
Perwakilan Bakrie Amanah, Muhammad Solakhudin menyampaikan kegiatan ini banyak mendapat antusias dari masyarakat setempat. Bahkan beberapa di antaranya mengatakan sudah menunggu-nunggu kegiatan khitanan ceria bisa dilangsungkan, khususnya di Kota Bandar Lampung.
“Tentu ini menjadi salah satu momentum untuk bisa menyebarkan kemanfaatan kepada sasaran yang sesuai dengan target. Mengingat di masa pandemi ini banyak sekali perekonomian masyarakat yang terdampak," kata Solakhudin dalam keterangannya, Ahad (5/12/2021).
Baca Juga: Anak Laki-Laki Sebaiknya Dikhitan Sejak Bayi, Ini PenjelasannyaLebih lanjut, ia mengatakan Bakrie Amanah & Yatim Mandiri berkomitmen untuk berkolaborasi mengadakan khitanan Ceria di empat titik kegiatan. Di antaranya Kabupaten Sidoarjo, Kota Bekasi, Kota Bandar Lampung, dan Kabupaten Asahan.
Hingga saat ini, jelas dia, sudah terlaksana di Kabupaten Sidoarjo dan juga Bekasi serta Kota Bandar Lampung yang menjadi tempat ketiga pelaksanaan. Kegiatan khitanan ceria yang dilaksanakan di Masjid Al Oesman Lampung juga banyak mendapat dukungan dari beberapa pihak, salah satunya Grand Elty Krakatoa Resort. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan.
Baca Juga: Bakrie Amanah Kolaborasi Khitanan Massal di 6 Daerah"Terjalinnya komitmen kolaborasi dalam program Khitanan Ceria ini terjadi karena ada satu rancangan kegiatan dalam upaya menyebarkan kemanfaatan yang lebih luas. Dan juga bisa membantu masyarakat dhuafa di berbagai wilayah di Indonesia," ujarnya.
Ketua Pelaksana Khitanan Ceria, Nasafi Pramunuha, menambahkan dalam upaya mencegah penyebaran virus, para peserta di bagi menjadi empat kloter. Masing-masing kloter sebanyak 25 anak agar tidak terjadi kerumunan massa di tempat pelaksanaan kegiatan.
Baca Juga: 70% Wanita yang Aktif di Usia Paruh Baya Mengalami Disfungsi Seksual"Selain itu, kami juga mengatur lokasi kegiatan agar tetap menerapakan protokol kesehatan dengan memasang sekat pembatas ruang khitan satu dengan lainnya. Ini agar tidak secara langsung berdampingan," katanya.
Baca Juga: Surat Al Mulk Ayat 15: Anjuran dan Tuntunan Rekreasi dalam Islam(zhd)