LANGIT7.ID - , Sleman - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menghentikan vaksin dosis pertama jenis Sinovac untuk usia 12 tahun ke atas. Penghentian ini sebagai persiapan untuk pemberian vaksinasi anak usia 6-11 tahun yang akan dimulai 24 Desember 2021.
Namun untuk jenis vaksin lainnya, seperti Astrazenecca, Pfizer dan Moderna tetap dilanjutkan, baik dosis I maupun dosis II.
Baca juga: Vaksin Sinovac Dapat Izin BPOM untuk Anak Usia 6-11 TahunDirektur Produksi dan Distribusi Kefarmasian Kemenkes, Agusdini Banun Saptaningsih mengatakan penghentian vaksin Sinovac bagi usia 12 tahun ke atas. Karena nantinya vaksin ini akan digunakan untuk vaksinasi anak usia 6-11 tahun. Sehingga, vaksin dosis pertama bisa dengan jenis vaksin lain.
"Untuk vaksinasi dosis pertama menggunakan Astrazeneca, Pfizer maupun Moderna," katanya usai sosialisasi Jamu di Ponpes Al-Qodir, Cangkringan, Sleman, Sabtu (11/12/2021).
Agusdini menjelaskan secara umum jenis vaksin Astraszeneca, Pfizer dan Moderna efektivitasnya hampir sama dengan vaksin Sinovac. Sehingga, berharap agar masyarakat tidak perlu khawatir mendapatkan vaksin tersebut.
Kabid Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Tunggul Birowo menambahkan dengan dihentikannya penggunaan vaksin Sinovac, ia langsung memberikan intruksi kepada Puskesmas di Sleman untuk menyimpan vaksin tersebut.
“Masyarakat dengan usia di atas 12 ke atas yang akan melakukan vaksinasi dapat menggunakan Pfizer yang jumlahnya masih banyak,” paparnya.
Baca juga: Riset Malaysia Sebut Vaksin Sinovac Sangat Efektif Cegah Sakit ParahMemang untuk vaksinasi usia 6-11 tahun belum dipastikan pelaksanaannya. Kondisi ini dikarenakan harus memastikan ketersediaan vaksin dan logistik pendukung jika ada kejadian ikutan paska imuniasai (KIPI).
“Saya berharap saat hari H vaksin Sinovac dan logistik pendukungnya sudah mencukupi. Jangan sampai nanti ada KIPI setelah vaksin membuat anak lainnya jadi takut," terangnya. .
(est)