LANGIT7.ID, Jakarta - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura memastikan bahwa Elkan Baggott harus menjalani masa karantina usai melakukan perjalanan dari London ke Singapura, Selasa (14/12). Elkan diketahui satu pesawat dengan salah satu penumpang yang dinyatakan positif Covid-19 varian Omicron.
Atas hal tersebut, pemerintah Singapura melalui Kementerian Kesehatan mengirimkan surat kepada Elkan untuk melakukan karantina selama lima hari hingga 18 Desember. Meski menunjukkan hasil tes negatif, kondisi Elkan terus dipantau oleh pihak-pihak terkait.
Baca juga: Jelang Indonesia vs Vietnam, Skuad Garuda Unggul Rekor Pertemuan"Elkan diperintahkan karantina selama lima hari, mulai tanggal 13 Desember 2021, di hotel. Kondisinya terus dimonitor dan sampai saat ini tes Elkan menunjukkan dia negatif Covid-19. Namun, dia harus tetap melewati karantina," ujar Kepala Fungsi Penerangan Sosial budaya KBRI Singapura Ratna Lestari.
Ratna menegaskan bahwa pihak KBRI dan panitia Piala AFF 2020 terus memantau kondisi Elkan dan seluruh personel tim nasional Indonesia. KBRI, panitia dan pihak timnas pun berkoordinasi secara teratur. Semua pemain, pelatih dan ofisial skuad Garuda harus menjalani tes usap Covid-19 setiap hari.
"Saat ini hanya Elkan yang harus dikarantina. Durasi karantina tidak bisa diubah karena itu ketetapan pemerintah Singapura," jelas Ratna.
Baca juga: Tanpa Elkan Baggott, Skuad Garuda Tak Gentar Hadapi VietnamDengan demikian, Elkan Baggott dipastikan absen saat timnas menghadapi Vietnam dalam laga lanjutan Grup B Piala AFF 2020 di Stadion Bishan, Singapura, Rabu (15/12). Pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong mau tak mau harus memutar otak menentukan siapa bek tengah yang akan diturunkan pada laga penting tersebut.
Beberapa nama yang bisa diturunkan di posisi tersebut seperti Alfeandra Dewangga, Rizky Ridho, Ryuji Utomo, Fachruddin Aryanto atau Victor Igbonefo. (Sumber: Antaranews)
Baca juga: Elkan Baggott Karantina Mendadak, PSSI Kecewa Berat(asf)