LANGIT7.ID, Semarang - Dinas Kesehatan Kota Semarang mengumumkan Kota Semarang nol kasus Covid-19 pada terhitung sejak Senin (20/12/2021). Hasil itu diketahui dari pendataan kasus covid pada Minggu (19/12) hinggal pukul 16.00 WIB. Zero covid di Kota Lumpia ini menjadi yang pertama, sejak kasus ini muncul pada tahun 2020 lalu.
Dari 16 kecamatan yang ada di Kota Semarang, semuanya sudah masuk zona hijau. Meski demikian, Dinas Kesehatan tidak lantas tinggal diam, melainkan tetap berupaya untuk menangkal masuknya covid varian baru, yakni Omicron, yang kasusnya sudah ditemukan di Jakarta.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang dr Hakam menegaskan, pihaknya tetap terjaga, supaya tidak ada penambahan kasus baru, apalagi menghadapi varian Omicron, supaya tidak menyebar di Kota Semarang. Salah satu caranya dengan memperketat masuknya orang yang habis keluar dari luar negeri dengan karantina.
Baca juga:
Indonesia Kedatangan 482.000 Vaksin AstraZeneca“Tempat masuk orang dari luar negeri, secara SOP dilakukan secara baik oleh teman-teman Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dan satgas Covid-19 di bandara dan stasiun, berkolaborasi dengan teman-teman Dinas Kesehatan,” kata dr Abdul Hakam, saat dihubungi Langit7.ID.
Selain memperketat masuknya orang, baik melalui jalur darat dan udara, pihaknya juga terus melakukan pengecekan sampling secara random, yang rutin dilakukan di 37 puskemas setiap harinya.
Selain itu juga memaksimalkan capaian vaksinasi bagi kelurahan yang belum tercapai 70 %.
“Edukasi prokes di tempat-tempat risiko kerumunan, dan rencana tangga 21 Desember 2021 kita mulai vaksinasi usia 6-11 tahun,” ujarnya.
Untuk capaian vaksinasi Covid-19 tahap 1 di Kota Semarang sudah mencapai 1.455.127 orang atau 111,50 %.
Sementara untuk vaksin dosis 2 sudah mencapai 1.289.135 orang, atau 98,78%.
(sof)