Fakta di lapangan masih banyak warga menganggap Covid-19 di Indonesia sudah tidak ada. Terlebih, pemerintah memutuskan untuk mencabut Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Menurut angka yang diterbitkan oleh CDC, subvarian omicron baru ini sekarang menyebar ke seluruh negeri pada musim gugur ini. Sekitar 4,3 persen kasus Covid-19 baru secara nasional di AS terkait dengan varian BN.1.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengonfirmasi subvarian Omicron XBB terdeteksi di Indonesia. Kasus pertama dialami perempuan berusia 29 tahun asal Lombok.
Munculnya sub-varian Covid-19 Omicron XBB menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi pemerintah. Menurutnya, pemerintah harus menyiapkan berbagai langkah untuk mengantisipasi penularan XBB.
Sub-varian Covid-19 Omicron bernama XBB ini sudah ditemukan di sejumlah negara, salah satunya Singapura. XBB merupakan sub-varian Omicron baru, strain BA.2.10 yang diklaim paling kuat lolos dari vaksin.
Secara epidemologi varian BA.4 sudah diidentifikasi di 61 negara dengan 7.524 sekuens yang dilaporkan melalui GISAID. Virus ini banyak teridentifikasi di Afrika Selatan, Amerika Serikat, Inggris, Denmark, dan Israel.
Endemi Covid-19 semakin panjang setelah munculnya Omicron varian baru, BA4 dan BA5. Vaksinasi dinilai menjadi solusi ampuh mencegah penularan virus tersebut.
Sandiaga mengimbau masyarakat agar selalu optimis kendati kekhawatiran selalu ada, dengan disiplin dan mengikti arahan pemerintah sehinga Indonesia dapat melewati varian baru seperti kondisi sebelumnya.
Kementerian Kesehatan RI baru-baru ini mengidentifikasi satu kasus subvarian Omicron BA.4 dan tiga Omicron baru lainnya yakni BA.5. Laporan ini dicatat Seiring dengan kenaikan kasus Covid-19 tiga pekan terakhir.
4 kasus itu terdiri dari 1 orang positif BA.4, seorang WNI dengan kondisi klinis tidak bergejala serta vaksinasi sudah dua kali. Sementara 3 orang lainnya positif BA.5.
Kasus Omicron di Indonesia tercatat mulai melandai, kini berada di angka 17,7 persen. Selain itu tingkat keterisian rumah sakit (BOR) juga relatif stabil.