Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home global news detail berita

Muncul Subvarian Omicron BN.1, Diklaim Lebih Menular

ummu hani Kamis, 17 November 2022 - 19:45 WIB
Muncul Subvarian Omicron BN.1, Diklaim Lebih Menular
Ilustrasi varian Omicron. (Foto: Langit7.id/iStock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat (AS) melacak munculnya varian Covid-19 baru yang dikenal sebagai BN.1. Subvarian Omicron ini disebut lebih menular dibanding varian lainnya.

Menurut angka yang diterbitkan oleh CDC, subvarian omicron baru ini sekarang menyebar ke seluruh negeri pada musim gugur ini. Sekitar 4,3 persen kasus Covid-19 baru secara nasional di AS terkait dengan varian BN.1.

Seorang pejabat CDC mengatakan, penyebaran BN.1 diperkirakan akan berlipat ganda setiap dua minggu di seluruh negeri. "Ketidakpastian dalam waktu penggandaan itu sedikit lebih tinggi karena jumlah urutan absolut dan proporsinya rendah. Sehingga memiliki interval kepercayaan yang jauh lebih besar," kata Natalie Thornburg dikutip dari CBS, Kamis (17/11/2022).

Baca Juga: Pembatasan Jumlah Penonton Konser Musik di Jakarta Karena Covid-19 Meningkat

Para peneliti mencatat subvarian Omicron BN.1 menginfeksi 100 orang di Amerika Serikat. Kini, kasus BN.1 mengalami peningkatan yang sangat pesat di negara tersebut. Para peneliti menduga subvarian baru ini sangat menular dibandingkan subvarian atau varian Covid-19 lainnya.

Para ilmuwan juga telah menandai subvarian tersebut kemungkinan memiliki sifat lolos-kekebalan yang tinggi. BN.1 juga memiliki potensi untuk bersaing dengan varian atau subvarian lainnya.

"Jika sedang meningkat di tempat lain, itu berarti memiliki keunggulan yang dapat meningkatkan risiko mendorong lebih banyak jumlah kasus serta kemampuan untuk menghindari perlindungan kekebalan yang mungkin kita miliki," ujar Ahli virologi Universitas Otago Dr Jemma Geoghegan.

BN.1 adalah nama yang lebih pendek untuk B.1.1.529.2.75.5.5.1. Varian baru ini merupakan keturunan dari "stealth Omicron" BA.2. Tetapi, BN.1 memiliki potensi tinggi untuk melarikan diri dari kekebalan infeksi dan vaksinasi sebelumnya. Selain Amerika Serikat, Omicron BN.1 ini telah terdeteksi di lebih 30 negara lainnya, termasuk Australia, Inggris, India, hingga Austria.

Baca Juga:

Kasus Covid-19 Melonjak, Wuhan Kembali Lockdown

Kasus Menurun, Qatar Cabut Regulasi Tes Covid-19


(gar)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)