LANGIT7.ID-AS; Partai Demokrat unggul 10 poin atas Partai Republik dalam simulasi pemungutan suara kongres secara generik, menurut serangkaian jajak pendapat terbaru yang menunjukkan posisi kuat partai tersebut menjelang pemilihan paruh waktu bulan November.
Dalam survei Emerson College Polling selama tiga hari yang dilakukan akhir pekan lalu, 50 persen pemilih potensial mengatakan mereka akan mendukung kandidat Demokrat untuk Kongres, sementara 40 persen mengatakan mereka lebih memilih kandidat Republik pada bulan November. Sepuluh persen lainnya mengatakan mereka belum yakin.
Keunggulan 10 poin Demokrat atas Republik ini naik 3 poin dari bulan lalu, ketika 49 persen pemilih potensial mengatakan mereka akan mendukung kandidat Demokrat untuk Kongres dan 42 persen mengatakan mereka lebih memilih kandidat Republik.
Sepanjang paruh kedua tahun 2025, jumlah pemilih potensial yang lebih memilih kandidat Demokrat bertahan di sekitar 44 persen, sementara yang mendukung kandidat Republik di sekitar 42 persen.
Namun, pada bulan Januari, dukungan untuk Demokrat naik menjadi 48 persen sebelum terus meningkat hingga 50 persen. Sementara itu, dukungan untuk kandidat Republik tetap stabil di 42 persen hingga bulan ini, ketika turun 2 poin.
"Kekuatan Demokrat didorong oleh peningkatan dukungan di kalangan pemilih Hispanik, perempuan, dan independen," kata Spencer Kimball, direktur eksekutif Emerson College Polling, dalam sebuah pernyataan, mencatat bahwa Demokrat lebih disukai di kalangan pemilih Hispanik dengan margin 35 poin, di kalangan perempuan dengan margin 21 poin, dan di kalangan independen dengan margin 19 poin.
Jajak pendapat Emerson ini muncul saat Demokrat semakin percaya diri dengan peluang mereka menjelang pemilihan paruh waktu, didorong oleh rendahnya tingkat persetujuan terhadap Presiden Trump dalam hal ekonomi serta meningkatnya frustrasi terkait perang Iran dan kenaikan harga bahan bakar.
Meskipun Demokrat sejak lama memandang mayoritas kursi DPR sebagai target yang terjangkau, kini mereka juga mulai melirik Senat, yang peta persaingannya sangat menguntungkan Republik.
Di Senat, di mana Republik memegang 53 kursi, Demokrat perlu mempertahankan semua 47 kursi milik mereka dan merebut empat kursi Republik untuk memenangkan kendali pada bulan November. Sebaliknya, di DPR, Demokrat hanya perlu merebut tiga kursi untuk menguasai lembaga yang beranggotakan 435 pemilih tersebut.
Jajak pendapat Emerson ini juga mengikuti survei serupa yang menunjukkan meningkatnya keunggulan Demokrat di kalangan pemilih.
Survei Cook Political Report minggu lalu terhadap pemilih di 36 daerah pemilihan kongres yang paling kompetitif menemukan bahwa Demokrat unggul 6 poin atas Republik dalam simulasi pemungutan suara kongres secara generik.
Jajak pendapat Emerson ini melibatkan 1.000 pemilih potensial dan dilakukan pada tanggal 24-26 April. Margin of error-nya adalah 3 poin persentase.(*/saf/the hill)
(lam)