Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 24 April 2026
home global news detail berita

Bos PO Haryanto Wajibkan Kru Berhenti saat Waktu Salat Tiba

muhammad rifai akif Kamis, 23 Desember 2021 - 13:12 WIB
Bos PO Haryanto Wajibkan Kru Berhenti saat Waktu Salat Tiba
Direktur Operasional PO Haryanto, Rian Mahendra. Foto: Instagram
LANGIT7.ID - , Jakarta - Bagi seorang pengusaha, sudah jadi hal yang lumrah mempunyai perhitungan untung rugi dalam bisnisnya. Apapun yang dilakukan pasti mengarah pada dua hal tersebut.

Namun, ternyata tak semua pengusaha memiliki prinsip untung rugi dalam usaha yang dibangunnya. Seperti Haji Haryanto yang punya prinsip berbeda dalam berbisnis. Pemilik perusahaan otobus (PO) Haryanto ini membangun bisnis dengan motto "Utamakan Salat".

Baca juga: Sempat Bangkrut, PO Haryanto Kini Menguasai Bisnis Transportasi

Sehingga kendati sempat mengalami cobaan dengan terbakarnya beberapa bus miliknya pada 2016 lalu, tak memnbuatnya memikirkan kerugian. Direktur Operasional PO Haryanto Rian Mahendra, sekaligus putra pertama dari H. Haryanto, malah merelakan kerugian tersebut. Baginya, semua hanya titipan Allah.

"Kita punya perusahaan sebesar ini karena dikasih Allah. Kalau Allah mau ambil jadi abu dalam sekejap kita siapa, harus siap," ujar Rian dilansir dari Channel YouTube Coach Yudi Candra, Senin (20/12/2021).

Siap bangkrut karena perusahaan titipan Allah, menjadi salah satu prinsip perusahaan ini. Makanya ketika ada kecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus Haryanto, yang pertama kali ditanyakan Rian adalah menanyakan kondisi keselamatan para kru dan penumpang. Dan tidak akan menuntut kerugian kepada sang supir.

"Karyawan tidak klaim karena kita sadar, beliau (H Haryanto) bilang ini hanya titipan. Kebakar satu itu titipan Allah," kata Rian.

PO Haryanto saat ini sudah memiliki 300 bus dan kurang lebih 2.000 karyawan dan tercatat sebagai salah satu perusahaan otobus (PO) terbesar di Indonesia.

"Atas kekuasaan Allah, awalnya dari lima bus kini menjadi 300 unit bus. Karyawan saat ini lebih dari 2.000, dan yang langsung di bawah saya ada sekitar 1.700 karyawan," ujar Rian.

Aset yang dimiliki perusahaan ini mencapai Rp600 milyar lebih, jika satu unit bus dihitung seharga Rp 2 milyar.

Dalam menjalankan bisnis, setiap perusahaan pasti memiliki kebijakan sendiri. Begitu juga dengan PO Haryanto yang mewajibkan karyawannya untuk tidak meninggalkan salat. Bahkan, ketika rekrutmen pun, tolak ukur calon karyawannya dilihat dari kerajinannya menunaikan ibadah salat.

"Ada kewajiban untuk salat. Memang susah tapi kembali ke kita. Kita sebagai pengusaha melihat karyawan sebagai amanah. Kita akan dipertanggungjawabkan di akhirat nanti," ujarnya.

"Kalau mereka tidak sepersisi, ya keluar. Karena aku kayak gini karena jalan Allah. Kalau membiarkan dosa itu salah," kata Rian dengan tegas.

Ramai di media sosial Twitter yang membicarakan sosok pemilik PO Bus Haryanto yang diangkat oleh pemilik akun @WidasSatyo. Sontak banyak komentar positif yang menguatkan kebaikan dari yang selama ini dilakukan oleh pemilik bus PO Haryanto ini.

Baca juga: Doa Mohon Keselamatan dan Kesehatan yang Bisa Dibaca Setiap Hari

"Perusahaan ini memang menghidupi 5.000 lebih anak yatim, membangun masjid tanpa putus, memberangkatkan karyawannya untuk umroh dan haji secara berkala. Beliau memang menaruh dunia di telapak tangan, bukan di hati." kata @bimaghafara.

"Kalo lagi kena laka, pak Haji selalu nelpon crewnya langsung menanyakan gimana sikon mereka dan penumpang tanpa marah, urusan unit remuk belakangan. Yang penting crew dan penumpang selamat." ujar @hestymf2.

Ternyata tidak hanya PO Haryanto saja, di Jawa Barat juga ada PO Bus Budiman yang kurang lebih mirip. Mereka mewajibkan salat bagi karyawannya dan berhenti bisa waktu salat tiba. Bahkan, perusahaan otobus ini akan memecat krunya jika ada laporan bahwa bus tidak berhenti saat waktu salat.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 24 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:14
Maghrib
17:52
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)