LANGIT7.ID, Jakarta - Bandara-bandara yang dikelola oleh PT Angkasa Pura I meraih beberapa Sertifikasi ISO SNI. Diantaranya ISO SNI 45001:2018 untuk implementasi Sistem Manajemen Kesehatan & Kesehatan Kerja (SMK3) dan ISO 9001:2015 untuk Sistem Manajemen Mutu (SMM) dari PT Sucofindo (Persero) bekerjasama dengan Badan Sertifikasi TUV Rheinland Indonesia.
Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi, mengatakan raihan sertifikasi untuk bandara-bandara Angkasa Pura I menjadi bukti komitmen perusahaan dalam mewujudkan tanggung jawab dan kewajiban dalam menyediakan tempat kerja yang aman dan sehat.
Baca juga: Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali Siap Sambut Kedatangan Wisman"Perolehan sertifikat ini bukanlah tujuan akhir dari implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Sistem Manajemen Mutu. Kami berharap penerapan ini dapat terus dilaksanakan serta menjadi budaya perusahaan yang implementasinya dapat menghasilkan pelayanan terbaik meskipun di tengah pandemi Covid-19," kata Faik Fahmi dalam keterangan tertulisnya, seperti dikutip Jumat (24/12).
Sejauh ini, Angkasa Pura I telah membangun dan mengimplementasikan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) sejak tahun 2012 serta Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001 sejak tahun 2013. Selain itu Angkasa Pura I telah melaksanakan berbagai audit dan sertifikasi untuk terus meningkatkan Budaya K3 dan Budaya Mutu demi mendukung kinerja operasional & pelayanan perusahaan kepada seluruh pengguna jasa dan pemangku kepentingan terkait secara berkelanjutan.
Sebanyak 7 bandara Angkasa Pura I telah melakukan Audit resertifikasi SMK3 sesuai Peraturan Pemerintah No.50 tahun 2012 dan Sertifikasi ISO 45001:2018 dan diusulkan mendapatkan Sertifikat SMK3 Bendera Emas.
Baca juga: Konsep Bandara Pintar Diyakini Bantu Sektor Aviasi dan Pariwisata ReboundKetujuh bandara tersebut yaitu Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, Bandara Juanda Surabaya, Bandara Adi Soemarmo Solo, Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Bandara Internasional Yogyakarta - Kulon Progo, dan Bandara Sentani Jayapura.
Sedangkan untuk Sertifikasi Sistem Manajemen Mutu dengan metode multisite telah dilaksanakan juga di Bandara Juanda Surabaya, Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, Bandara Internasional Lombok, Bandara Pattimura Ambon dan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. Hal tersebut sekaligus menegaskan bahwa seluruh bandara Angkasa Pura I telah direkomendasikan mendapat Sertifikat ISO 9001:2015.
Baca juga: Biaya RT-PCR Turun, Angkasa Pura I Optimis Penerbangan Bakal Meningkat(asf)