LANGIT7.ID, Semarang - Jelang bergulirnya putaran kedua Liga 1 2021, PSIS Semarang kembali mendatangkan Dragan Djukanovic.
Dragan datang menggantikan Imran Nahumarury yang sudah mengundurkan diri dari tim. Selama melatih, pelatih asal Montenegro ini akan kembali berkolaborasi dengan koleganya Zarko Curcic sebagai pelatih fisik.
Komisaris PSIS Junianto berharap keduanya mampu membawa perubahan bagi tim, khususnya kembali mengangkat performa tim di putaran kedua yang segera bergulir. Dari evaluasi yang dilakukan manajemen setelah putaran pertama selesai, salah satunya akan mendatangkan Dragan Djukanovic.
Baca juga:
PSIS Coret Nerius Alom Karena Kasus Indisipliner“Dragan dan Zarko sudah berpengalaman di PSIS, sehingga adaptasinya tidak sulit. Ini juga mengakomodir aspirasi dari adik-adik suporter Panser Biru dan Snex,” kata Junianto, Senin (27/12).
Sebelum nama Dragan diumumkan resmi oleh Laskar Mahesa Jenar sebagai juru taktik tim di putaran kedua, sang pelatih terlebih dulu memposting di Instagram, fotonya sedang berjalan membelakangi tribun di Stadion Moch Soebroto Magelang. Foto tersebut dengan background warna kuning dan sempat dikaitkan dengan Barito Putera.
CEO PSIS Yoyok Sukawi menambahkan bahwa Dragand an Zarko akan terbang dari negaranya pada Selasa (28/12) dan akan menjalankan prosedur karantina sesuai prosedur yang berlaku di Indonesia.
Baca juga:
Wallace Costa Tak Tau Masa Depannya di PSIS Semarang“Semoga semuanya lancar,” kata pemilik nama asli Alamsyah Satyanegara Sukawijaya tersebut.
Seperti diketahui, Dragan sebelumnya memutuskan pamit dari PSIS Semarang sepekan sebelum Liga 1 2021 bergulir karena kompetis di Indonesia sudah beberapa kali ditunda. Sang pelatih memutuskan menerima pinangan dari klub di Liga Yunani, selama satu musim dan kemudian pada putaran kedua dipanggil kembali oleh PSIS.
Pada musim 2020 dibawah asuhan Dragan Djukanovic, PSIS Semarang tampil cemerlang sampai dengan pertandingan di pekan keempat, dengan mencatatka 2 kali kemenangan atas Arema FC dan Persela dan kalah sekali dari Persipura Jayapura.
Setelah laga di pekan ketiga, menyusul ditemukannya kasus Covid-19 di Indonesia, PSSI menunda kompetisi sampai beberapa pekan. Hingga pada akhirnya, kompetisi pada musim tersebut, baik Liga 1, Liga 2 dan Lig 3 disetop karena covid makin meluas.
(sof)