Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 02 Juni 2026
home wirausaha syariah detail berita

Pemerintah Indonesia-Korea Selatan Dorong Lahirnya Startup Berbasis Bisnis Hijau

mahmuda attar hussein Selasa, 28 Desember 2021 - 19:15 WIB
Pemerintah Indonesia-Korea Selatan Dorong Lahirnya Startup Berbasis Bisnis Hijau
Menkop UKM Teten Masduki. Foto: KemenkopUKM
Langit7, Jakarta - Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) berkolaborasi dengan Kementerian UMKM dan Startup Republik Korea (Ministry of SMEs and Startups Republic of Korea).

Kolaborasi itu melahirkan startup yang berorientasi pada bisnis hijau (green economy), guna mendukung Sustainable Development Goals (SDGs).

“Kita tahu, Korea maju dalam hal teknologi, dan Indonesia tidak hanya merupakan pasar yang besar, tapi juga memiliki sumber daya dan banyak anak muda potensial dengan ide kreatif yang luar biasa,” ujar Menkop UKM Teten Masduki di acara Temu Wicara Pemenang Kompetisi Wirausaha Inovatif 2021, Jakarta, (27/12).

Baca juga: Outlook 2022, Teten : KemenKopUKM Fokus Redesign Struktur Ekonomi

Teten menyebutkan, kolaborasi tersebut bakal membuat Indonesia mampu menyiapkan masa depan UMKM yang punya daya saing. Sehingga dapat meningkatkan capaian persentase kewirausahaan.

Menurutnya, di era industri 4.0 dibutuhkan kolaborasi. Di mana pemerintah tidak lagi bekerja sendiri, melainkan berkolaborasi demi kebangkitan dan pemulihan ekonomi.

"Dinamika perekonomian dunia sangat cepat, memaksa para pelaku usaha untuk berpikir kreatif dan menangkap semua ini sebagai peluang untuk berinovasi," ujarnya.

Baca juga: Indonesia Fokus Kembangkan Potensi Ekonomi Syariah

Untuk itu, pihaknya saat ini berfokus dalam peningkatan jumlah pelaku usaha skala kecil dan menengah guna memperkuat struktur ekonomi. Dibutuhkan pertumbuhan wirausaha berbasis inovasi (innovation-driven enterprises) sehingga menjadi UKM unggul dan berkelanjutan (high-growth enterprises).

Kerja sama Indonesia-Korea itu juga menjadi salah satu upaya dalam mendorong para pelaku usaha untuk meningkatan kesadaran akan bisnis hijau. Sehingga dapat mendukung SDGs dengan prinsip usaha yang menerapkan dimensi people, profit dan planet.

Startup juga diharapkan dapat menjadi enabler dan aggregator bagi pelaku usaha mikro, sehingga mampu menjadi jembatan bagi usaha mikro untuk dapat naik kelas,” ujarnya.

Di waktu yang sama, Sekretaris Jenderal ASEM-Eco-Innovation Center (ASEIC), Cho Choong-lai mengatakan, pilot project kerjasama antara kedua pemerintah bertujuan untuk melahirkan Green Business Center (GBC).

"Perusahaan rintisan perlu membawa dunia menuju pemulihan, dengan menggunakan metode digital yang sesuai dengan slogan SDGs 'No one leave behind'," tambahnya.

Baca juga: Ini Program KNEKS Wujudkan Indonesia sebagai Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Cho Choong-lai berharap kesempatan ini dijadikan sebagai batu loncatan bagi Unicorn untuk menjadi perusahaan Decacorn di masa depan.

(zul)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 02 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)