Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 16 Agustus 2026
home home & garden detail berita

Tips Merawat Perabot Kayu Berpelitur Agar Awet, No Ribet

Ilham Rabu, 21 Juli 2021 - 18:35 WIB
Tips Merawat Perabot Kayu Berpelitur Agar Awet, No Ribet
Meja kayu berpelitur. Foto : PIxabay
LANGIT7.ID - Saat ini nyaris setiap orang mempunyai perabotan kayu, baik itu meja, kursi hingga lemari. Perabot dari kayu memang lebih awet tapi tapi tetap harus dirawat agar bisa berfungsi lebih lama.

Salah satu yang perlu mendapat perhatian adalah jenis yang dipelitur.

Perabot kayu yang berpelitur jangan sampai terpapar sinar matahari langsung, karena akan membuat cepat kusam.

Minuman dingin, panas, atau cipratan air yang membekas di meja kayu terkadang susah dihilangkan. Jadi perlu sering-sering untuk dibersihkan.

Untuk merawat perabotan kayu berpelitur yang pertama adalah menanyakan saat pertama membeli mengenai cara merawatnya. Pasalnya kayu yang sudah dipelitur berbeda cara merawatnya dengan kayu yang alami.

Kedua, membersihkannya seminggu sekali dengan lap basah. Jika ada debu, dapat menggunakan kemoceng berbulu halus atau lebih baiknya memakai kain halus seperti kain microfiber.

Caranya, celupkan lap ke dalam campuran air dan sabun cair (beberapa tetes saja). Bersihkan permukaan kayu dan segera keringkan dengan lap kering.

Jangan biarkan mengering sendiri karena dapat meninggalkan bekas.

Ketiga bisa menggunakan biopolish untuk memoles permukaan perabotan untuk menjaga keindahan warna kayu. Olesan ini juga memperpanjang usia proteksi lapisan pelitur.

Bila memang terlanjur sangat kusam, tak ada cara selain dipelitur ulang.

(arp)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 16 Agustus 2026
Imsak
04:33
Shubuh
04:43
Dhuhur
12:01
Ashar
15:21
Maghrib
17:58
Isya
19:08
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan