LANGIT7.ID, Jakarta - Baitulmaal Muamalat (BMM) menyalurkan daging hewan kurban dalam bentuk rendang kaleng. Distribusinya menyasar hingga ke wilayah terluar di Indonesia.
BMM sebagai Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) ini menggagas program dengan nama #SmartkurbanKaleng. Daging hewan kurban ini dikemas dalam bentuk rendang kaleng.
"Rendang kaleng atau #SmartkurbanKaleng ini kami salurkan hingga ke wilayah terluar di Indonesia," kata Direktur Eksekutif BMM, Novi Wardi, Rabu (21/7/2021).
Laznas BMM mengadakan Program Kurban Prioritas dengan distribusi hewan kurban dalam bentuk rendang kaleng karena Idul Adha tahun ini masih dalam pandemi Covid-19.
Mekanisme distribusi hewan kurban kaleng ini sangat tepat di masa pandemi. Sebab banyak warga yang terdampak secara ekonomi, termasuk di wilayah terluar Indonesia.
Melalui #SmartkurbanKaleng, daging hewan kurban diolah dalam bentuk rendang, dikemas ke dalam kaleng dengan proses standardisasi tinggi agar kualitasnya terjamin.
Dari sisi pengemasan dan cara konsumsi, kata dia, tentunya hal ini jauh lebih praktis karena daging bisa langsung dikonsumsi tanpa perlu diolah lagi bagi penerimanya.
"Bahkan ini bisa disimpan sampai dua tahun dalam kondisi segel tertutup," katanya.
Sebelum melalui proses penyembelihan dan pengalengan, katanya, hewan kurban tentunya dirawat dan dipilih melalui kualitas kontrol yang baik.
Hewan kurban yang dipilih juga dipastikan sudah sesuai dengan ketentuan syariah Islam, yakni proses penyembelihan pun dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan.
BMM akan mendistribusikan daging kurban kaleng tersebut ke daerah terluar, miskin, dan terdampak bencana yang ada di Indonesia. Lebih dari 10.000 daging kurban kaleng ini akan disalurkan ke masyarakat. (
Antaranews).
(bal)