Langit7, Demak - Data Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) menunjukkan, sebanyak 99,99 persen atau 64,2 juta pelaku usaha di Indonesia didominasi oleh sektor UMKM.
Selain itu, UMKM juga menyerap tenaga kerja sebanyak 117 juta pekerja atau 97 persen dari dunia usaha. Ditambah lagi dengan kontribusi UMKM terhadap PDB sebesar 61,1 persen.
Kendati demikian, pandemi Covid-19 sempat memukul keras sektor UMKM. Di mana banyak dari pelakunya mengalami penurunan omzet, bahkan hingga gulung tikar.
Baca juga: MotoGP Indonesia 2022, Sandiaga: Dukung Kebangkitan EkonomiSeperti usaha sablon kaos milik Rudi Ningrat, yang terletak di Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Usaha dengan
brand Tribal_Cloth itu juga cukup terdampak pandemi dan mengalami penurunan omzet.
“Usaha ini saya dirikan sejak 2016, dan berkembang sampai punya enam (orang) karyawan. Tapi karena pandemi semuanya serba susah dan nyaris tutup,” kata Rudi, dilansir jatengprov.go.id, Selasa (11/1).
Menurutnya, selama ini dia telah melakukan beragam upaya demi mempertahankan usahanya di tengah krisis pandemi. Mulai dari promosi di komunitas, hingga memberikan harga miring.
“Sekitar dua tahun saya bertahan, sampai jemput bola. Karyawan yang awalnya enam orang tinggal dua orang. Tapi kondisi masih belum stabil,” lanjutnya.
Untungnya, upaya untuk tetap bisa mempertahankan usahanya juga dia lakukan dengan promosi melalui #LapakGanjar.
Baca juga: Untung Menggunung dari Ekspor Sabut KelapaAjang promosi itu merupakan sebuah dukungan dari Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, yang turut mengiklankan produk UMKM melalui akun instagramnya.
“Akhirnya saya promosikan lewat Lapak Ganjar, instagramnya Pak Ganjar dan hari itu juga ada permintaan,” paparnya.
Rudi mengaku, langsung mendapatkan pesanan 25 lembar kaos dan terus berangsur mengalami pertumbuhan pesanan hingga saat ini.
Menurutnya, #LapakGanjar cukup membantu krisis akibat pandemi yang dirasakan di sektor UMKM.
“#LapakGanjar sangat membantu UMKM. Terima kasih Pak Ganjar, terima kasih LapakGanjar,” tambahnya.
Baca juga: UMKM Mitra Binaan PLN di Kampar Tembus Pasar Internasional(zul)