LANGIT7.ID, Temanggung - Kristik kayu selama ini banyak digunakan hanya sebatas sebagai hiasan dinding.
Tapi berkat kreatifitas dari Aditya Widaya Pranata, warga Dusun Dotakan RT 3 RW 4 Candiroto, Temanggung, kayu tersebut bisa diubah menjadi tas yang bisa digunakan untuk bepergian maupun acara resmi.
Minat pasar akan tas ini pun cukup bagus. Meski masih di tengah situasi cukup sulit akibat efek pandemi Covid-19, omzet penjualan tas kristik berbahan kayu asal Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, saat ini cukup bergairah.
Owner tas kristik kayu Temanggung, Aditya Widya Pranata menyampaikan, pihaknya juga memanfaatkan sarana pemasaran produk melalui wadah @lapakGanjar. Imbasnya cukup positif dan membuat penjualan tas hasil kreasinya laku cukup keras.
Baca Juga: Airlangga Hartarto Dorong Peningkatan Akses dan Pengembangan UMKM “Penjualan mengalami kenaikan 75 persen setelah ikut @LapakGanjar. Pemasaran sudah sampai ke Bali, Jakarta, Bandung hingga Makassar,” kata Aditya.
Tas yang cukup unik, menarik dan sangat estetik tersebut semula hanya dipasarkan melalui media sosial Instagram dengan akun @magani.craft maupun
offline. Namun kini pemasarannya lebih masif lagi, karena terbantu @lapakganjar.
Aditya mengatakan, kayu kristik ini biasanya selama ini digunakan sebagai hiasan dinding. Kemudian pihaknya mencoba berinovasi untuk menciptakan produk selain menampilkan artistik, juga fungsional, dan terciptalah tas kristik kayu.
![Penjualan Tas Kristik Kayu Temanggung Melesat Berkat Lapak Ganjar]()
Desain tas ini juga sangat kental dengan tema keindonesiaan dan hal-hal yang berkaitan dengan alam. Di antaranya bergambar bunga, burung gelatik , candi borobudur, kuda lumping, peta Indonesia, dan lainnya.
“Desain utama kami ada dua tema, tema etnik nusantara dan tema alam,” tuturnya.
Baca juga: Pria Ini Sulap Sampah Plastik Menjadi Lukisan Bernilai Jutaan RupiahSelain cukup terbantu dalam hal pemasaran produk yang meningkat, dan produk lebih dikenal, setelah ikut lapak ganjar, pihaknya juga mendapat kesempatan dari beberapa tawaran ikut dalam ajang pameran. Yang terakhir di bulan Desember 2021, ikut pameran di Jakarta.
“Kami terpilih sebagai salah satu finalis di pekan puncak apresiasi kreasi indonesia yang diadakan Kemenparekraf,” ucapnya.
Produk tas berbahan kayu dari Temanggung tersebut dibanderol dengan harga mulai Rp800 ribu hingga Rp1,3 juta tergantung tingkat kerumitan dalam pembuatan.
(sof)