PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menegaskan komitmennya mendorong transisi ekonomi berkelanjutan melalui pembiayaan hijau dan inklusif. Hingga Q1 2025, BSI telah menyalurkan Rp72,6 triliun pembiayaan berkelanjutan, termasuk Rp14,6 triliun green financing untuk energi terbarukan, transportasi bersih, dan sektor ramah lingkungan lainnya.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mendukung rencana pemerintah menghadirkan penjaminan simpanan emas pascaperesmian bullion bank. Langkah ini dinilai memperkuat stabilitas industri logam mulia dan meningkatkan kepercayaan investor.
BAZNAS RI buktikan zakat mampu menjadi kekuatan perubahan nyata, mendukung SDGs 2025 lewat program energi bersih, ketahanan pangan, pendidikan, dan pemberdayaan tanpa batas keyakinan.
AASI menilai copayment penting dalam asuransi syariah untuk mencegah lonjakan premi akibat inflasi medis dan over treatment. AASI tegaskan dukungan penuh pada regulasi.
BTN Syariah menguasai 90% pasar pembiayaan perumahan subsidi syariah secara nasional. Potensi besar ini mendorong urgensi percepatan spin-off menjadi bank umum syariah (BUS).
Bisnis bullion bank BSI mencatat lonjakan transaksi emas hingga 441% YoY pada kuartal II/2025. Dengan total pembelian mencapai 693 kg, BSI menjadi pionir bank emas nasional yang memperkuat inklusi dan literasi keuangan syariah di Indonesia.
PIA BAZNAS RI menggelar seminar bertema Gaji Tipis Hidup Manis untuk membekali keluarga amil dengan keterampilan keuangan. Konsultan keuangan Octavia Reniar Putri mengupas tuntas cara atur uang agar gaji pas-pasan tetap cukup dan tabungan aman.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menerima penghargaan Mitra Strategis dari Badan Wakaf Indonesia (BWI) atas inovasi wakaf uang dan sinergi program berkelanjutan.
BSI paparkan strategi hadapi krisis global lewat pendekatan syariah dan inovasi keuangan berkelanjutan. Sukuk dan Zakat Hijau jadi pendorong ekonomi hijau.