Menhub Budi Karya memastikan Bandar Udara (Bandara) International Kertajati siap melayani jemaah haji 2023/1444 Hijriah. Jemaah haji yang akan berangkat dari Bandara Kertajati berasal dari 7 kabupaten/kota di Jawa Barat.
GACA Arab Saudi sudah menyatakan Bandara Internasional Kertajati layak untuk melayani penerbangan haji tahun ini. Klaim diberikan setelah GACA melakukan penilaian terhadap bandara yang terletak di Kabupaten Majalengka tersebut.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan akan menjadikan Bandara Kertajati di Majalengka, Jawa Barat sebagai embarkasi haji pada 2023 nanti. Hal tersebut disampaikan Menteri Budi dalam kunjungan kerja di Arab Saudi pada Ahad (18/12/2022).
Dalam hal ini, Dasco mengatakan ada sejumlah alasan yang patut dipertimbangkan, salah satunya terkait jarak tempuh. Menurut Dasco, jarak dari Aceh ke Arab Saudi hanya memakan waktu 6 jam saja.
Juru Bicara Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), Akhmad Fauzin menyampaikan bahwa rencana keberangkatan Jemaah Haji Indonesia gelombang 2 Jumat 24 Juni 2022 akan diberangkatkan sebanyak tujuh kloter dari enam embarkasi.
Calhaj lainnya yang tidak bisa berangkat ke Mekkah adalah Neli dan Mashud. Keduanya belum bisa bergabung dengan kloter sembilan yang sudah berangkat, karena tidak lolos dalam pengecekan kesehatan di embarkasi Solo.
Lima embarkasi akan menjadi kloter pertama dalam pemberangkatan calon jemaah haji 1443H/2022 pada Sabtu (4/6/2022). Masing-masing adalah Embarkasi Solo, Jakarta-Pondok Gede, Jakarta-Bekasi, Surabaya, dan Padang.
Rombongan calon jamaah haji 2022 kelompok terbang (kloter) pertama embarkasi Jakarta mulai memasuki Asrama Haji Pondok Gede pada Jum'at (3/5) pukul 21.00 WIB.
Uu menuturkan, pembangunan embarkasi tersebut direncanakan selesai pada 2023 mendatang. Menurut dia, Pemda Provinsi Jabar akan turut membantu penyelesaian pembangunan embarkasi tersebut.