Inggris saat ini menjadi pemuncak klasemen dengan memperoleh 4 poin. Selama pertandingan fase grup, Inggris mencetak 6 gol dan kebobolan 2 gol yang didapat saat melawan Iran dalam laga pembuka
FIFA melarang suporter dari Timnas Inggris mengenakan kostum ala tentara salib dalam gelaran Piala Dunia 2022. Jika tetap ngotot, penggemar yang mengenakan kostum itu tak diizinkan masuk ke dalam stadion.
Inggris menggerus habis Iran dalam duel babak penyisihan di Grup B Piala Dunia 2022, Senin (21/11/2022) di Khalifa International Stadium, Ar-Rayyan. Harry Kane, dkk full senyum setelah menang dengan skor telak 6-2.
Pada menit 20, pertahanan utama Iran goyang akibat Alireza Beiranvand mengalami cedera di bagian hidung. Dia harus meninggalkan gawangnya dengan segera dan digantikan oleh kiper cadangan Hossein Hosseini.
Buttler, yang menghormati keyakinan agama dua rekan setimnya sebagai Muslim, Moeen Ali dan Adil Rashid, meminta mereka untuk minggir sejenak. Berdasar imbauan Buttler, kedua pemain kriket itu meninggalkan panggung.
Maddison terakhir kali memperkuat Timnas Inggris yakni tiga tahun lalu. Setelahnya, Maddison mulai tersingkir dari skuad utama lantaran cedera hingga inkonsisten penampilan.
The Black Stars akan membuat penampilan keempat mereka di Piala Dunia yang dimulai dari 28 November-18 Desember. Ghana berambisi membuat impresif besar pada Piala Dunia di Qatar setelah gagal keluar dari Grup di Brasil 2014.
Sederet hasil buruk membuat nama Southgate berada di bayang-bayang pemecatan mengingat Piala Dunia 2022 bakal digelar kurang dari dua bulan mendatang. Southgate pun mengaku siap mengambil segala risikonya, khususnya pemecatan.
Semasa hidupnya, Hunt berhasil mempersembahkan Piala Dunia 1966 untuk timnas Inggris. Selama 34 kali membela timnas Inggris, Hunt telah mencetak 18 gol di level internasional.
Mereka yang mengomentari pemain bola dengan pernyatan rasis dilarang masuk ke stadion di Inggris untuk menonton sepak bola, demikian Boris Johnson menegaskan.
Pelatih Gli Azzurri, Roberto Mancini, mengapresiasi tinggi kinerja para pemainnya di laga tersebut. Menurutnya, laga melawan Inggris tidak pernah mudah.
Di babak tos-tosan, tiga eksekutor penalti dari Inggris tidak mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Sementara di pihak Italia, hanya dua penendang yang gagal.