LANGIT7.ID, Doha -
FIFA melarang suporter dari
Timnas Inggris mengenakan kostum ala tentara salib dalam gelaran Piala Dunia 2022. Jika tetap ngotot, penggemar yang mengenakan kostum itu tak diizinkan masuk ke dalam stadion.
"Kostum Tentara Salib dalam konteks Arab bisa menyinggung umat Islam. Itulah mengapa rekan-rekan anti-diskriminasi meminta para penggemar untuk mengenakan pakaian luar atau ganti pakaian," kata salah seorang pejabat FIFA, melansir CNBC, Senin (28/11/2022).
Namun, FIFA tidak menjelaskan lebih lanjut alasan di balik larangan tersebut. Keputusan tersebut menuai kontroversi. Para penggemar Timnas Inggris dinilai tak boleh mengenakan kostum ala tentara salib dan raja-raja Kristen, sebab kostum dulu digunakan saat melancarkan serangan ke wilayah muslim pada abad pertengahan.
Baca Juga: Dahsyatnya Hidayah, Panglima Tentara Salib Ini Masuk Islam hingga Mati Syahid
Suporter Inggris dikenal kerap mengenakan kostum demikian untuk mendukung tim kebanggaan mereka. Tak hanya dalam pertandingan sepak bola, tapi juga olahraga-olahraga lain. Bahkan, suporter Inggris yang mengenakan kostum tentara salib diizinkan masuk stadion saat Timnas Inggris melawan Iran pada Senin (21/11/2022).
Merespons hal itu, Kementerian Luar Negeri Inggris telah meminta warga Inggris untuk menghormati aturan yang diberlakukan di Qatar.
Baca Juga: Kapten Timnas Inggris Minta Pemain Muslim Jauhi Pesta Alkohol
"Hukum dan kebiasaan Qatar sangat berbeda dengan yang ada di Inggris. Waspadai tindakan anda untuk memastikan bahwa mereka tidak tersinggung," demikian pernyataan Kemenlu Inggris.
Diketahui perang Salib yang terjadi selama hampir 7 abad merupakan konfrontasi terbesar sepanjang sejarah antara umat Islam di Timur Tengah dengan negara-negara Kristen di Barat. Menggunakan kostum ala tentara salib di negara muslim dinilai tidak sensitif dan cenderung memprovokasi.
Baca Juga: Masyarakat Spanyol Semakin Simpatik kepada Islam(jqf)