Greysia/Apriyani bangkit di gim kedua dengan keunguglan 21-13. Namun, Nami/Chiharu yang bermain lebih agresif di gim ketiga akhirnya mengunci kemenangan dengan skor tipis 23-21.
Greysia Polii/Apriyani Rahayu dinobatkan sebagai Pair of the Year atau pasangan terbaik tahun ini oleh Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) pada Jumat (3/12).
Meski kalah, Greysia/Apriyani tetap optimistis bisa lolos ke babak semifinal. Mengingat di laga pembuka Grup A, Greysia/Apriyani menang dari wakil Thailand, Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai.
Menurut Apri, konsistensi tidak hanya soal menjaga strategi, tapi juga memastikan keunggulan bisa dijaga. Saat posisi unggul, mereka langsung merapatkan pertahanan.
Selepas interval, kedua pasangan langsung terlibat reli panjang hingga 52 pukulan. Jongkolphan/Rawinda mencoba bangkit dan memperkecil kedudukan menjadi 8-12.
Greysia/Apriyani menjelaskan faktor ketahanan mental menjadi poin penting yang harus diperbaiki oleh Indonesia. Sebab, kondisi fisik yang sangat prima menjadi sebuah keharusan.
Greysia Polii/Apriyani Rahayu menjadi satu-satunya wakil ganda putri Indonesia yang menyusul langkah Jojo ke semifinal. Pada babak semifinal lain, Jonatan Christie bakal menantang unggulan kedua asal Denmark Viktor Axelsen.
Icuk mengungkapkan Greysia/Apriyani sangat konsisten dan telaten sejak awal pertandingan. Bahkan, mereka mampu mengembangkan permainan dengan lebih variatif.
Greysia/Apriyani mengaku sempat menghadapi kendala pada gim kedua yang membuat mereka tertinggal jauh. Namun, peraih medali emas Olimpiade Tokyo ini mampu bangkit dan membalikkan keadaan di gim ketiga.