Kejutan di Qatar Open 2025: Marta Kostyuk (ranking 21) kalahkan Coco Gauff (ranking 3) dalam 73 menit dengan skor 6-2, 7-5. Petenis Ukraina tampil dominan di lapangan keras Doha.
Paula Badosa mengalahkan Coco Gauff di perempat final Australia Open 2024 dengan skor 7-5, 6-4. Petenis Spanyol ini mencapai semifinal Grand Slam pertamanya usai comeback dari cedera.
Coco Gauff melaju ke perempat final Australia Open 2024 setelah mengalahkan Belinda Bencic. Petenis AS berusia 20 tahun ini berpeluang raih gelar Grand Slam keduanya.
Drama Australia Open: Naomi Osaka mundur karena cedera saat melawan Belinda Bencic. Ibu muda asal Swiss ini melaju ke 16 Besar dan akan hadapi Coco Gauff.
Era tenis 2025 menandai perubahan besar dengan kemungkinan pensiun Novak Djokovic, sang juara 24 Grand Slam. Sementara itu, bintang muda seperti Coco Gauff berpotensi meraih posisi pertama dunia, dan Jack Draper menunjukkan kemampuan untuk bersaing dengan Alcaraz dan Sinner di level teratas. Transisi generasi tenis dunia ini membawa dinamika baru yang menarik untuk diikuti.
Dunia tenis 2024 mengalami transformasi gaya yang signifikan, dengan para bintang seperti Coco Gauff dan Taylor Swift menjadi trendsetter fashion. New Balance dan Nike terus mendominasi industri sepatu tenis, sementara kolaborasi dengan brand mewah seperti Burberry dan Louis Vuitton semakin meningkat. Maria Sharapova membuktikan pengaruhnya yang abadi di Wimbledon dengan tampilan Burberry yang memukau, menunjukkan bagaimana tenis telah berkembang menjadi perpaduan sempurna antara olahraga dan fashion.
Coco Gauff menjadi atlet wanita dengan penghasilan tertinggi 2024, meraup total 30,4 juta dari hadiah turnamen dan sponsor. Petenis Amerika berusia 19 tahun ini mengalahkan Eileen Gu dan Iga Swiatek. Prestasi di WTA Finals Riyadh memberikan hadiah terbesar dalam sejarah WTA sebesar 4,8 juta. Kesuksesan Gauff didukung kontrak besar dengan New Balance dan Team 8 milik Roger Federer.
Coco Gauff dan Aryna Sabalenka berhasil menembus rekor pendapatan 9 juta dalam satu musim WTA 2024. Prestasi langka ini sebelumnya hanya diraih Serena Williams, Iga Swiatek, Angelique Kerber, dan Ashleigh Barty. Serena Williams masih memegang rekor tertinggi dengan 12,3 juta pada 2013.
Coco Gauff membuktikan mental juara dengan comeback mengagumkan di WTA Finals 2024, mengalahkan Qinwen Zheng 3-6, 6-4, 7-6(2). Dukungan sang pacar, Jalen Sera, melalui Instagram menambah manis kemenangan bersejarah ini. Prestasi ini semakin mengukuhkan Gauff sebagai bintang tenis masa depan.
Coco Gauff mencatat prestasi fenomenal di WTA Finals Riyadh dengan mengalahkan Aryna Sabalenka dan Iga Swiatek. Petenis muda Amerika ini menjadi pemain termuda yang mengalahkan peringkat 1 dan 2 dunia dalam turnamen yang sama, mendapat dukungan penuh dari ibunya dan Ben Shelton.
Coco Gauff mengukir sejarah di WTA Finals 2024 Riyadh setelah mengalahkan Qinwen Zheng dalam pertandingan final dramatis yang berlangsung 3 jam. Petenis Amerika berusia 20 tahun ini memenangkan hadiah terbesar dalam sejarah WTA Tour senilai Rp 76,8 miliar, sekaligus mengukuhkan posisinya di peringkat 3 dunia.
Coco Gauff mencatatkan prestasi gemilang di WTA Finals 2024 Riyadh dengan mengalahkan Aryna Sabalenka di semifinal. Petenis muda Amerika berusia 20 tahun ini akan menghadapi Zheng Qinwen di final. Meski kalah, Sabalenka tetap mempertahankan posisi peringkat 1 dunia setelah dominasi di babak grup.
Coco Gauff mencatat sejarah di WTA Finals Riyadh dengan mengalahkan Iga Swiatek 6-3, 6-4. Petenis Amerika berusia 20 tahun ini menjadi semifinalis termuda sejak era Wozniacki. Kemenangan mengejutkan ini sekaligus memastikan Aryna Sabalenka sebagai petenis nomor 1 dunia akhir tahun 2024.