Komitmen investasi Geely Holding Group di Indonesia membuka babak baru industri otomotif nasional. Hadirnya pemain global ini berpotensi mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik, mendorong transfer teknologi, dan memperkuat posisi Indonesia sebagai basis produksi otomotif di Asia Tenggara.
Toyota Astra Motor, dengan dominasi 54% pangsa pasar otomotif Indonesia, mengungkapkan strategi komprehensif menghadapi era mobil listrik. Melalui pendekatan multi-pathways, Toyota tidak hanya fokus pada teknologi baterai, tetapi juga mengembangkan berbagai solusi ramah lingkungan. Meski belum mengumumkan rencana pabrik baterai, komitmen Toyota dalam elektrifikasi terlihat dari produksi kendaraan hybrid domestik. Strategi ini menunjukkan visi jangka panjang Toyota dalam menghadapi revolusi industri otomotif di Indonesia.
Citroen memulai babak baru industri otomotif Indonesia dengan produksi massal E-C3 All Electric di Purwakarta mulai September 2024. Langkah ini menjawab dukungan pemerintah melalui insentif dan kemudahan mencapai TKDN 40%. Dengan harga tetap terjangkau dan potensi ekspor, Citroen E-C3 buatan lokal siap mengakselerasi revolusi kendaraan listrik di Tanah Air, membuka peluang lapangan kerja, dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Honda, Hyundai, dan Chery siap meramaikan pasar mobil listrik Indonesia 2025. Honda e:N1 akan meluncur semester I-2025, Hyundai berencana hadirkan model kompak atau MPV 7 seater, sementara Chery iCAR 03 siap dijual massal kuartal I-2025. Persaingan sengit ini menjanjikan inovasi dan pilihan menarik bagi konsumen, mendorong adopsi kendaraan ramah lingkungan di Tanah Air.