PT Bank Tabungan Negara (BTN) membukukan laba bersih Rp2,4 triliun pada semester I/2026, tumbuh 40,8 persen year on year. NPL turun ke 2,99 persen dan kredit non-perumahan melonjak 46,1 persen berkat strategi beyond mortgage.
BTN menggandeng Artajasa untuk memperkuat infrastruktur digital, memperluas layanan pembayaran, dan mendukung transformasi menjadi bank modern di ekosistem Danantara.
BTN membukukan laba bersih Rp1,85 triliun hingga Mei 2026, naik 54,37 persen. Transformasi bisnis dan sinergi Danantara menjadi pendorong utama kinerja.
BTN meraih lima penghargaan di Asian Banking & Finance Awards 2026 berkat transformasi digital, strategi beyond mortgage, dan kinerja yang terus tumbuh.
BTN resmi mengambil alih portofolio kredit pensiun SMBC Indonesia. Hak nasabah, manfaat asuransi, dan layanan dipastikan tetap berjalan tanpa perubahan.
Transformasi digital BTN di Bali menunjukkan hasil positif. Pengguna bal by BTN tumbuh 59 persen, transaksi naik 76 persen, dan jumlah merchant melonjak 110 persen, seiring penguatan ekosistem digital di sektor pariwisata dan perumahan.
BTN memperkuat kesiapan manajemen menghadapi dinamika geopolitik global dan dampaknya terhadap sektor keuangan lewat expert talk bersama Retno Marsudi.
Bank Indonesia telah menggelontorkan Rp427,9 triliun ke perbankan lewat insentif likuiditas untuk mendorong kredit ke UMKM, koperasi, pertanian, dan perumahan.