Wakil Menteri Perdagangan Roro Esti mendorong UKM Indonesia meraih peluang ekspor ke Kanada melalui platform InaExport. Kerjasama dengan TFO Kanada membuka akses pasar bagi produk makanan dan jasa kreatif. Nilai perdagangan Indonesia-Kanada mencapai USD 3,44 miliar (2023), tumbuh 11,24% dalam 5 tahun.
Indonesia dan Kanada memperkuat hubungan bilateral melalui kerja sama teknologi bersih dan infrastruktur. Penandatanganan CEPA membuka peluang besar bagi kedua negara mengembangkan inovasi ramah lingkungan. Dengan nilai perdagangan USD 3,4 miliar, kerja sama ini menjanjikan masa depan yang lebih berkelanjutan.
Kementerian Perdagangan RI aktif mendorong UKM Indonesia menembus pasar global melalui pertemuan langsung dengan 180 perusahaan Kanada. Program ini membuka peluang besar bagi pengusaha lokal untuk mengembangkan bisnis ke pasar internasional, khususnya Kanada yang memiliki potensi ekspor senilai USD 1,3 miliar. Melalui pendampingan dan seminar ekspor, UKM Indonesia dipersiapkan untuk bersaing di kancah global.
Kemudahan akses pasar Indonesia ke Kanada terbuka luas dengan penandatanganan CEPA. Kerjasama ini memungkinkan produk UKM mudah menembus pasar Kanada dengan tarif yang ringan. Tak hanya itu, komitmen pemberdayaan perempuan dan kehadiran 180 perusahaan Kanada memperkuat prospek ekonomi kedua negara.