Bertanding di Stadion Olimpico Grande Torino, Juventus langsung tampil menginisiasi permainan. Tetapi, baik Torino maupun Juventus tercatat belum melakukan serangan berbahaya di 15 menit pertama.
Allegri mengklaim bahwa Presiden Andrea Agnelli telah membangkitkan semangat tim dan memberikan atmosfer. Dia pun berharap tim dapat lebih bersatu lagi dan menjalani pertandingan dengan hasil maksimal.
Nyonya Tua dipastikan membutuhkan tambahan amunisi baru di lini tengah. Meski saat ini masih memiliki Adrien Rabiot, Leandro Daniel Paredes, Paul Pogba, Manuel Locatelli hingga Weston McKennie, hal itu dirasa masih belum cukup.
Juventus yang sedang berjuang untuk mencetak gol, justru harus kehilangan Angel Di Maria pada menit ke-24'. Winger asal Argentina itu mengalami cedera dan digantikan oleh Arkadiusz Milik.
Menghadapi Juventus, Barak jelas membutuhkan dukungan dari suporter di Sammy Ofer Stadium. Menurutnya, kehadiran suporter menjadi pemain ke-12 untuk membantu perjuangan tim di lapangan.
AC Milan sukses meraih kemenangan usai mengalahkan Juventus dengan skor 2-0 dalam lanjutan Liga Italia 2022/2023 giornata kesembilan, Ahad (9/10) dini hari WIB. Milan menghukum Juventus melalui penampilan impresif di San Siro.
Massimiliano Allegri mengatakan laga melawan Milan dipastikan tidak akan mudah. Kekalahan atas Chelsea disebut Allegri akan menjadi momentum Milan untuk mencari kemenangan di laga nanti.
Juru taktik asal Italia itu menilai jika Juventus biasanya akan memulai pertandingan dengan tempo tinggi. Untuk itu, Pioli menginginkan anak asuhnya tampil sebagai satu kesatuan dan tidak membuat kesalahan yang jelas.
Bertanding di Allianz Stadium, Juventus langsung tampil menekan sejak menit awal. Peluang pertama didapatkan Dusan Vlahovic pada menit ke-3', namun sundulannya masih belum menemui sasaran.
Bianconeri saat ini duduk di peringkat ketiga tanpa meraih satu poin pun dari dua laga awal. Dua kekalahan didapatkan saat melawan Paris Saint-Germain (1-2) dan Benfica (1-2).
Penampilan Alex Sandro pada musim ini menuai berbagai kritik. Performa yang dia tunjukan tidak sesuai dengan gaji besarnya 6,5 juta euro per musim bersih.
Sementara, seteru berat Inter di Serie A, Juventus justru mencatat kerugian sangat besar yang mencapai 254,3 juta euro (Rp3,7 triliun). Ini tahun kelima berturut-turut neraca keuangan Juve berada di zona merah.