Bianconeri saat ini duduk di peringkat ketiga tanpa meraih satu poin pun dari dua laga awal. Dua kekalahan didapatkan saat melawan Paris Saint-Germain (1-2) dan Benfica (1-2).
Penampilan Alex Sandro pada musim ini menuai berbagai kritik. Performa yang dia tunjukan tidak sesuai dengan gaji besarnya 6,5 juta euro per musim bersih.
Sementara, seteru berat Inter di Serie A, Juventus justru mencatat kerugian sangat besar yang mencapai 254,3 juta euro (Rp3,7 triliun). Ini tahun kelima berturut-turut neraca keuangan Juve berada di zona merah.
Allegri menilai kemampuan Pulisic sangat dibutuhkan karena kedalaman skuad, terutama lini serang cukup tipis. Jadi kehadiran Pulisic bisa membantu Juventus.
Memecat Allegri saat ini dianggap bukan solusi tepat karena Juventus harus mengeluarkan biaya yang tidak murah dan berpotensi merugi hingga 250 juta euro.
Rentetan hasil negatif membuat para penggemar mendesak petinggi klub untuk segera memecat Allegri. Namun, menemukan pengganti yang tepat lebih mudah diucapkan ketimbang dilakukan.
Kualitas permainan Nyonya Tua memburuk di babak kedua. Momen itu yang kemudian dimanfaatkan Benfica untuk balik memimpin 2-1 melalui gol David Neres pada menit ke-55'.
Drama terjadi kala Arkadiusz Milik mencetak gol pada menit ke-905'. Sayangnya, wasit Matteo Marcenaro menganulir gol tersebut lantaran menganggap Bonucci dalam posisi offside setelah melihat dari tayangan Video Assistant Referee (VAR).
Paris Saint-Germain menjamu Juventus di Stadion Parc des Princes. Pertandingan baru berjalan lima menit, PSG unggul lebih dulu melalui sepakan voli Kylian Mbappe.
Juventus memiliki beban berat untuk meladeni permainan PSG di laga ini. Hasil imbang 1-1 melawan Fiorentina di Liga Italia membuat Bianconeri harus bersikap realistis menghadapi PSG malam nanti.
Galtier mengatakan bahwa calon lawan PSG itu merupakan tim yang sulit dikalahkan. Menurutnya, Juve memiliki banyak pengalaman saat tampil di kompetisi Eropa.