Sesampainya di sana, dia berziarah di makam Nabi Muhammad SAW. Di Kota Madinah yang penuh kenangan bersama Rasulullah SAW, Bilal menangis tersedu menumpahkan rasa rindu.
Bilal tak sanggup lagi meneruskan Azannya tatkala sampai pada kalimah Asyhadu anna Muhammadan Rasulullah. Tangisnya pecah. Luapan rindu kepada Nabi Muhammad SAW begitu meluap.
Kedua telapak kaki Bilal bin Rabah menginjak bagian-bagian berhala yang telah hancur berserakan. Berhala-berhala yang sebelumnya dijadikan 'tuhan' oleh orang-orang Quraisy.
Abu Bakar adalah orang yang begitu damai dan tenang, tak pernah mengenal marah, kecuali ketika melihat musuh-musuh dakwah yang terdiri dari orang-orang Yahudi dan kaum Munafik mulai berolok-olok dan main tipu muslihat.
Saat Umar bin Khattab mengimami salat subuh, Abu Lu'lu'ah Fairuz menikamnya. Tikaman itu mengenai bawah pusarnya memutuskan lapisan kulit bagian dalam dan usus lambung.
Dikisahnya, pada perang itu pekik Ahad... Ahad... Ahad... menjadi semboyan resmi pasukan Muslim. Pekik ini adalah teriakan Bilal bin Rabah tatkala ia disiksa kaum kafir Quraisy Makkah.
Umar bin Khattab menyebut Abu Bakar sebagai pemimpin kita yang telah memerdekakan pemimpin kita tatkala Bilal telah menjadi muadzin pertama dalam Islam.
Jika engkau sedang sendiri, jangan katakan aku sedang sendiri, akan tetapi katakan, aku ada yang mengawasi. Jangan kau kira Allah lalai walau sesaat, tidak ada yang tersembunyi bagi-Nya apa yang engkau sembunyikan.
Gerakan oposisi yang masif membuat Khalifah Utsman bin Affan patah arang. Ia mengeluh: Aku rendahkan bahuku dan aku tahan tangan dan lidahku dari menyakiti kalian, tapi kalian jadi berani dan bersikap lancang kepadaku!
Abu Dzar Al-Ghifari adalah simbol perlawanan rakyat atas kekuasaan yang korup. Sepeninggal Nabi SAW, ia berada di garda paling depan melawan komplotan para koruptor.
Kisah Abu Dzar Al-Ghifari mengubah Bani Ghifar dari perampok menjadi Muslim sejati viral di kalangan pecinta sejarah Islam. Sahabat Nabi Muhammad SAW ini sukses mengislamkan ribuan orang di Makkah dan Madinah. Keberhasilan dakwahnya menjadi inspirasi bagi pendakwah modern.
Kisah Umar bin Khattab melarang nikah beda agama menjadi pembelajaran penting dalam sejarah Islam. Meski Al-Quran memperbolehkan Muslim menikah dengan wanita Ahli Kitab, kebijakan Umar melindungi hak Muslimah. Keputusan ini membuktikan hukum Islam bisa fleksibel sesuai kondisi zaman.
Kisah Said bin Amir mengajarkan kepemimpinan Islam yang menginspirasi. Gubernur Syria di masa Khalifah Umar ini memilih hidup sederhana dan membagi gajinya untuk rakyat miskin. Teladan kepemimpinannya yang mengutamakan Allah dan umat masih relevan untuk pemimpin modern saat ini.