Meski Muhammadiyah dikenal sebagai organisasi yang mengandalkan kualitas dan bukan kuantitas, Haedar Nashir mengajak seluruh kader Muhammadiyah untuk terus memperkuat basis di akar rumput.
Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas meraih suara tertinggi sebagai calon tetap Anggota Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah dalam Tanwir Muktamar ke-48 Muhammadiyah di Auditorium Djazman Alkindi, Solo.
Museum Muhammadiyah sendiri bukan sekadar tempat wisata dan edukasi biasa, akan tetapi juga sebagai tempat menjaga memori kesejarahan peran-peran kebangsaan, kemanusiaan, dan keumatan Muhammadiyah.
Cendekiawan muslim, Prof Din Syamsuddin mendorong terjadinya restrukturisasi kepemimpinan pusat Muhammadiyah. Dia menilai, selama ini PP Muhammadiyah lebih tampak sebagai syuriah (pembina) dibanding tanfidziyah (eksekutif).
Salah satu agenda Muktamar ke-48 Muhammadiyah di UMS adalah Malam Mangayubagyo. Rektor UMS yang juga merupakan Ketua Panitia Penerima Muktamar 48, Sofyan Anis menyebut Malam Mangayubagyo diharapkan menjadi sarana hiburan bagi penggembira.
Prof. Dr. Din Syamsuddin, merekomendasikan beberapa nama di antaranya incumbent Haedar Nashir. Selain itu ada Ketua Umum, Abdul Muti, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jateng KH Tafsir.
Nama mereka nantinya akan dibawa ke sidang tanwir pada 18 November. Disana nanti diseleksi menjadi 39 orang. Kemudian nama-nama ini akan dibawa ke muktamar untuk dipilih menjadi 13 nama.
Haedar Nashir turut merasa kehilangan atas wafatnya Prof Azyumardi Azra. Haedar menilai Pro Azyumardi merupakan sosok cendekiawan muslim yang levelnya sudah begawan.
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf mendatangi Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof Haedar Nashir di Jakarta.
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas, mengapresiasi pertemuan Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf, dan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Jakarta, Ahad (4/9/2022).
Umat Islam harus bisa dekat dengan Al Quran. Sebab kitab paling banyak dihafal manusia ini memiliki segudang manfaat, di antaranya untuk belajar bahasa Arab.
Dadang Kahmad menilai kreativitas berbusana para remaja 'SCBD' atau Sudirman, Citayam, Bojonggede, dan Depok sangat baik. Namun, dia mengingatkan agar pemerintah turut memantau aktivitas mereka.