Akhir tahun menjadi momen yang tepat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga. Beragam destinasi kerap ramai dikunjungi oleh wisatawan pada momentum ini.
Jabodetabek termasuk wilayah yang memiliki masjid-masjid unik dan bersejarah sehingga sangat tepat untuk berwisata edukasi religi. Yuk, ditengok masjid apa saja.
Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Saiman Alex Candra menuturkan peningkatan kunjungan wisatawan ini terjadi seiring dengan kasus Covid-19 di Tanah Air mulai melandai.
Tiga capaian utama pengembangan lima DPSP tahun 2022 meliputi penguatan aksesibilitas dan amenitas, berupa pembangunan infrastruktur fisik berupa jalan, bandara, pelabuhan, sanitasi, air berih, dan penataan kawasan oleh Kementerian PUPR.
Kawasan wisata Pesona Sampalan Indah ini memiliki luas area kurang lebih 5 hektar, sehingga kawasan wisata ini cocok digunakan sebagai area camping ground.
Desa wisata ini menyajikan berbagai potensi wisata bagi wisatawan, mulai dari wisata alam, wisata buatan, budaya, wisata kuliner, wisata edukasi dan lainnya.
Tempat wisata ini menyuguhkan keindahan alam berupa sungai, persawahan, serta udara sejuk khas pegunungan Puntang. Pesona alam yang masih asri membuat kawasan ini cocok jika dijadikan sebagai salah satu pilihan wisata keluarga.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno melaporkan kunjungan wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara di tahun 2022 telah melampaui target.
Hutan Pinus Megatutupan menjadi salah satu potensi wisata di Desa Wisata Baros, di mana hutan pinus ini menawarkan berbagai aktivitas menarik bagi wisata keluarga.
Wakil Presiden RI (Wapres) K.H. Ma'ruf Amin menyampaikan kawasan yang memiliki luas sekitar 1.500 hektar dan dikelola oleh PT Banten West Java Tourism Development Corporation (BWJ) ini, juga digadang sebagai satu dari 10 destinasi Bali baru.
Pantai Hunimua atau dikenal dengan Pantai Liang menjadi salah satu pilihan wisata pantai yang berada di wilayah Ambon. Dikenal Pantai Liang karena letaknya berada di Desa Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku.
Direktur Lembaga Sertifikasi Profesi Majelis Ulama Indonesia (LSP MUI) Nur Wahid mengatakan, Indonesia membutuhkan sumberdaya manusia yang kompeten dalam menangani wisata halal.
Taman Wisata Alam Jaya Lestari ini berbatasan langsung dengan dua kabupaten di Lampung lainnya, seperti Kabupaten Tulung Bawang dan Kabupaten Lampung Timur.