Setelah tertinggal 3-11 pada interval gim pertama hanya dalam enam menit, Putri berusaha mengejar, namun beberapa kesalahannya justru menambah angka lawan.
Sempat tertinggal 11-15, ganda Thailand berhasil menyamakan kedudukan 15-15 dengan permainan mereka yang lebih agresif. Serangan gencar pasangan Thailand cukup menyulitkan Greysia/Apriyani yang akhirnya menyerah 17-21 pada gim kedua.
Setelah interval, Gregoria memperbaiki performanya untuk mengejar ketertinggalan. Namun, selisih poin yang terlalu jauh membuatnya kehilangan gim kedua 10-21.
Bertanding di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Rabu (13/10), Shesar sempat memimpin di gim pertama. Namun, Chi Yu Jen mampu membalikkan keadaan dan mengunci gim pertama dengan skor 21-16.
Ganda putra Indonesia itu sempat mendapat angin segar saat memperkecil jarak 15-16. Akan tetapi, Lu/Yang tampil begitu superior dan berhasil menutup gim ketiga dengan skor 23-21.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Ceres, Aarhus, Denmark, Rabu (13/10) sore WIB, gim pertama sudah menampilkan permainan sengit dari kedua kubu. Baik Fajar/Rian dan Lee/Wang saling membuntuti perolehan poin.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Rabu (13/10) siang WIB, Ginting menampilkan permainan agresif. Bahkan, Ginting sempat unggul selisih empat angka dari Chou.
Langkah Indonesia untuk lolos ke babak perempatfinal Piala Thomas 2020 belum sepenuhnya aman. Pasalnya, Taiwan dan Thailand yang menduduki peringkat kedua dan ketiga masih memiliki peluang untuk lolos.
Meski puas dengan kemenangan tersebut, namun arsitek asal Korea Selatan itu tetap memberikan koreksi untuk skuad Garuda. Ia meminta sektor pertahanan harus lebih stabil lagi.
Shesar mendominasi jalannya permainan di babak rubber game. Tanpa hambatan yang berarti, Shesar berhasil mengunci kemenangan dengan keunggulan telak 21-8.
Selepas interval, dominasi Fajar/Rian atas wakil Thailand terus berlanjut. Trinkajee/Viriyangkura pun terlihat tak berkutik menghadapi serangan demi serangan yang dilancarkan Fajar/Rian.