Para Malaikat bekerja tanpa jeda melalui sistem giliran. Ada malaikat yang bertugas sebagai penjaga. Di waktu Subuh dan Ashar, mereka melakukan serah terima laporan atas setiap aktivitas manusia di hadapan Sang Khalik.
Di tengah hiruk pikuk dunia, pasukan malaikat melakukan patroli sunyi demi memburu majelis dzikir. Mereka adalah pengawas mulia yang memastikan tidak ada satu pun amal manusia yang luput dari catatan permanen.
Di keheningan sepertiga malam, Nabi Muhammad memanggil Tuhan melalui nama tiga malaikat utama. Sebuah tawasul mendalam yang mengikat rahasia kehidupan hati, bumi, dan kebangkitan jasad.
Malaikat bukan sekadar personifikasi kebaikan, melainkan entitas cahaya dengan tugas spesifik yang melampaui logika biologis manusia. Inilah potret makhluk yang tak kenal lelah dalam ketundukan total.
Perdebatan tentang siapa sejatinya iblis berlangsung sejak berabad-abad lalu. Dalam literatur tafsir klasik dan modern, dua arus besar pendapat bertahan hingga kini.
Di antara para malaikat ada malaikat yang sangat dekat kedudukannya kepada Allah taala: al-Masih sekali-kali tidak enggan menjadi hamba bagi Allah, dan tidak (pula enggan) malaikat-malaikat yang terdekat (kepada Allah).
Malaikat (adalah makhluk yang) diciptakan dari cahaya, sedang jin itu diciptakan dari api neraka yang menyala-nyala, adapun Adam diciptakan dengan apa yang kalian disifati