Kawasan Apolo terdiri dari 442 KK atau 1.912 jiwa dengan jumlah bangunan 373 unit. Secara keseluruhan program penataan kawasan kumuh Apolo sudah dikerjakan sejak 2021 dengan progres fisik 85,3 persen.
Adanya pembangunan Bendungan Sepaku Semoi dan Persemaian Mentawir, di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, sebagai penanda pembangunan dasar di Ibu Kota Nusantara (IKN) telah dimulai.
Dalam pembangunan infrastruktur terutama jalan tol tidak hanya berbicara pembangunan secara fisik tetapi juga melibatkan para wanita yang berperan besar di belakangnya.
Basuki juga menyebutkan perlunya ada penambahan kantong-kantong parkir di sekitar Pelabuhan Merak. Hal ini supaya tidak terjadinya penumpukan kendaraan di pelabuhan.
Basuki berharap tambahan 29 bendungan yang sudah tuntas dan 32 bendungan yang masih dalam proyek pembangunan dapat meningkatkan indeks pertanaman menjadi 200 persen.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun Bendungan Way Apu di Kabupaten Buru, Maluku dengan kapasitas daya tampung sebesar 50,05 juta meter kubik. Bendungan ini ditargetkan akan rampung pada 2024 mendatang.
Basuki menuturkan, penataan kawasan GKL ini meliputi Kampung Arab, Kampung Kolonial, dan Kampung Pecinan. Ia berharap penataan kawasan Kampung Arab dapat mendorong pengembangan wisata religi yang menjadi satu kesatuan dengan Makan Syeh Maulana Malik Ibrahim.
Pembangunan Jalan Tol Cisumdawu terdiri dari enam seksi yang dibangun dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan biaya konstruksi Rp5,5 triliun.
Bendungan Semantok mulai dibangun sejak Desember 2017 dengan tipe zonal inti tegak yang memiliki tinggi 38,5 meter dan panjang puncak bendungan 3.100 meter.
Guna meningkatkan kapasitas retensi banjir pada musim hujan, Kementerian PUPR akan menambah pintu air pada 21 bendungan baru dan 24 bendungan yang tengah dibangun.
Hingga saat ini, dari tiga titik tanggul yang jebol satu titik sudah selesai ditutup, yakni di Kelurahan Bandarharjo. Sementara dua titik di Kelurahan Tambak Lorok masih dalam penanganan masing-masing sepanjang 20 meter, dan delapan meter.
Upaya penanganan darurat saat ini telah dilakukan tim Kementerian PUPR di daerah, salah satunya dengan menginventarisasi tanggul yang limpas dan apabila ada yang jebol. Apabila ada yang jebol, selanjutnya dipasang geobag/jumbo bag sebagai tanggul sementara yang kuat menahan air.