Benjamin Netanyahu kembali menegaskan sikap keras terhadap Iran. Ia bersumpah Teheran tidak akan memiliki senjata nuklir, dengan atau tanpa kesepakatan diplomatik.
Ketegangan Iran dan Amerika Serikat kembali memuncak. Serangan rudal, ancaman Donald Trump, hingga penolakan Iran membuka Selat Hormuz memicu kekhawatiran konflik besar baru yang dapat mengguncang Timur Tengah.
Delapan negara Muslim bersuara keras! Indonesia bersama Arab Saudi, Turki, Qatar, dan negara lainnya mengecam penyerbuan Masjid Al-Aqsa oleh ribuan pemukim Israel, serta mendesak komunitas internasional segera bertindak.
Spanyol menginisiasi Konferensi Tingkat Menteri yang bertujuan untuk membentuk aliansi internasional bagi kebudayaan Palestina guna mendorong tindakan terkoordinasi dalam melindungi sektor budaya dan warisan budayanya.
Kemenangan tim nasional Spanyol di Piala Dunia 2026 bukan hanya membawa kegembiraan bagi negara tersebut, melainkan juga bagi masyarakat seluruh dunia yang menentang maupun mengkritik AS dan Israel.
Arab Saudi mengecam tuduhan kelompok Houthi dan menegaskan siap mengambil langkah tegas demi menjaga keamanan nasional serta melindungi kapal-kapal Kerajaan di tengah meningkatnya ketegangan kawasan.
Pentagon mengungkap biaya operasi militer Amerika Serikat di Iran mencapai US37,5 miliar atau sekitar Rp610 triliun. Angka tersebut disampaikan Menteri Pertahanan Pete Hegseth dalam sidang Senat AS.
Konflik AS-Iran kembali memanas setelah saling melancarkan serangan. Ketegangan di Selat Hormuz memicu lonjakan harga minyak dunia, sementara Iran mengklaim menyerang pangkalan militer AS dan kapal tanker.
Pakistan mendesak Amerika Serikat dan Iran menahan diri setelah konflik kembali memanas. Islamabad menyerukan diplomasi demi menjaga stabilitas kawasan Timur Tengah.
Iran mengaku meluncurkan drone serang ke target di Qatar, Kuwait, dan Bahrain sebagai respons atas serangan terbaru AS. Simak perkembangan terbaru konflik Timur Tengah dan pernyataan resmi militer Iran.