BCA Syariah mengungkap tingkat inklusi keuangan syariah di Indonesia baru mencapai 13 persen meski mayoritas penduduk beragama Islam. Kolaborasi dengan Masjid Istiqlal dan digitalisasi zakat-wakaf diharapkan mampu memperluas literasi serta penggunaan layanan syariah nasional.
BSI berkolaborasi dengan FOZ dan POROZ untuk mengoptimalkan pengelolaan zakat nasional. Potensi zakat Rp340 triliun dikejar lewat digitalisasi layanan.
BSI membukukan laba bersih Rp2,80 triliun hingga April 2026, tumbuh 17,79% secara tahunan. Pertumbuhan DPK, pembiayaan, dan dominasi layanan haji memperkuat posisi BSI sebagai bank syariah terbesar di Indonesia.
BSI menguasai mayoritas layanan haji dan umrah Indonesia dengan lebih dari 7,2 juta nasabah tabungan haji. Dominasi ini diperkuat lewat pengembangan ekosistem halal, layanan perbankan syariah, dan dukungan pada International Islamic Expo 2026.
Pemerintah Kabupaten Kaur resmi menjalin kerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) Area Bengkulu untuk memperkuat layanan keuangan syariah, mendukung program pembangunan daerah, serta meningkatkan inklusi keuangan masyarakat melalui penandatanganan MoU strategis.
DPRD Trenggalek membuka peluang pembentukan Bank Syariah Trenggalek seiring kinerja positif Bank Trenggalek. Penyertaan modal Rp10 miliar diharapkan meningkatkan PAD, memperkuat pembiayaan UMKM, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Bank Mega Syariah mencatat lonjakan pembiayaan emas syariah Flexi Gold hingga menembus Rp43 miliar per Mei 2026, tumbuh 1.688 persen secara year to date. Kenaikan harga emas dan ketidakpastian global mendorong minat masyarakat berinvestasi sesuai prinsip syariah.
Bank Aladin Syariah menyiapkan ekspansi bisnis pada 2026 dengan fokus memperkuat ekosistem digital, meningkatkan dana murah (CASA), dan memperluas pembiayaan. Laba bersih BANK pada kuartal I 2026 mencapai Rp23,3 miliar.