Pemerintah juga berharap ke depannya akan semakin terbuka peluang bagi PLN untuk ikut berkontribusi dalam penyedian ketenagalistrikan bagi lokasi-lokasi Blok Migas lainnya.
Wilayah Kerja (WK) Rokan, sebagai bukti nyata mendukung keberlanjutan blok migas yang menyumbang 25 persen dari total produksi minyak nasional. Rokan diambil alih dari PT Chevron Pacific.
Pengoperasian PLTBg Pasir Mandoge mengurangi dampak lingkungan akibat emisi gas rumah kaca, meningkatkan rasio elektrifikasi dan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat.
Beroperasinya tiga tower membuat kelistrikan di Pulau Timor menjadi lebih andal. Sistem kelistrikan Pulau Timor memiliki daya mampu 185 Megawatt (MW) dengan beban puncak 95 MW.
PLTS Terapung Cirata diharapkan menjadi percontohan pengembangan pembangkit EBT di daerah lain agar Indonesia mencapai target bauran EBT 23 persen di 2025.
PLN telah mewujudkan dukungan pada industri untuk 10 Konsumen Tegangan Tinggi (KTT) di wilayah Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta dengan total daya 429.500 kVA.
PLN bahkan telah menuntaskan pembangunan infrastruktur Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) atau Tol Listrik Flores sepanjang 864 kilometer sirkuit (kms) senilai Rp1,1 Triliun yang tersambung dari Labuan Bajo hingga Maumere pada 30 Juli 2021.
PLN manfaatkan pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) dan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di NTB. Saat ini penggunaan EBT di NTB sebesar 39,55 MW.
Wakil Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan proyek penambahan pembangkit ke depan PLN akan lebih fokus pada pembangkit energi baru terbarukan (EBT).