Presiden Xi Jinping menyampaikan hubungan China dan Indonesia selama 75 tahun menjadi model solidaritas negara-negara berkembang yang sama-sama ingin maju.
Eksekusi mati Li Jianping menggarisbawahi keseriusan China dalam memberantas korupsi. Kasus penggelapan dana terbesar sepanjang sejarah ini mencerminkan tekad kuat pemerintah untuk membersihkan birokrasi dari praktik korupsi, tanpa pandang bulu menghukum pelaku sesuai tingkat kejahatannya.
Presiden China Xi Jinping mengambil sikap tegas mendukung kemerdekaan Palestina melalui solusi dua negara. China menegaskan pentingnya mengakhiri konflik di Gaza dan memberikan bantuan kemanusiaan. Dukungan ini mencakup hak Palestina atas kedaulatan penuh, dengan Yerusalem Timur sebagai ibukota. Xi Jinping juga mendorong keanggotaan Palestina di PBB dan konferensi perdamaian internasional.
Pertemuan Xi Jinping dan Lula da Silva di Brasil menghasilkan seruan penting untuk gencatan senjata di Gaza. Sikap ini sejalan dengan pernyataan KTT G20 Rio yang mendorong penghentian konflik di Gaza dan Lebanon. Namun, upaya perdamaian menghadapi tantangan setelah AS memveto resolusi gencatan senjata di Dewan Keamanan PBB, menunjukkan kompleksitas politik global dalam penyelesaian konflik Timur Tengah.
Kunjungan perdana Presiden Prabowo ke China menghasilkan berbagai kesepakatan strategis bernilai lebih dari 10 miliar atau Rp 158 triliun. Kedua negara sepakat memperkuat kerja sama di bidang ekonomi digital, manufaktur, maritim, dan pengentasan kemiskinan. Hubungan bilateral Indonesia-China semakin erat dengan visi membangun masa depan bersama yang lebih baik.
Presiden China, Xi Jinping menjadi perbincangan hangat di media sosial karena adanya dugaan kudeta oleh militer China. Dalam kasus ini, Jenderal Li Qiaoming disebut-sebut sebagai sosok pengudeta.
China Eastern menjadi salah satu dari tiga maskapai penerbangan utama China yang beroperasi ke sejumlah rute domestik dan internasional yang melayani 248 tujuan.
Afghanistan harus bisa mengambil kebijakan dalam dan luar negeri yang moderat. Sekaligus memutus hubungan dengan semua kelompok teroris agar bisa bergaul dengan dunia internasional.
Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu bertemu dengan sejawatnya dari China Wang Yi di Tashkent, ibu kota Uzbekistan, untuk kerja sama di banyak bidang.