LANGIT7.ID - , Jakarta - Libur Lebaran belum lama usai, saatnya untuk kembali ke rutinitas harian. Tapi, setelah libur hari raya yang cukup panjang kemarin, terkadang timbul perasaan malas bekerja, stres, sedih, atau bahkan kesepian.
Bila Anda mengalami gejala-gejala di atas, hati-hati mungkin Anda sedang menghadapi
Post-Holiday Blues. Apa itu post holiday blues? Mengutip dari laman Psycom,
post holiday blues dikenal juga sebagai sindrom pascaliburan, stres, atau depresi. Ada beberapa gejala yang ditimbulkan dari sindrom ini seperti insomnia, energi rendah, lekas marah, sulit berkonsentrasi, dan kecemasan.
Baca juga: Stres dan Muak Berlebihan, Waspadai Sindrom BurnoutNamun, tidak seperti depresi klinis, gejala sindrom pascaliburan ini umumnya berumur pendek atau singkat. Meski begitu, sindrom ini tetap harus mendapat perhatian.
Tidak banyak penelitian akan sindrom ini, namun para ahli menyebut penurunan adrenalin sebagai penyebab utama munculnya
post-holiday blues. Psikolog klinis yang berbasis di Princeton, NJ, Dr. Eileen Kennedy-Moore menyarankan bahwa penghentian hormon stres secara tiba-tiba setelah peristiwa besar, baik itu pernikahan, tenggat waktu penting, atau liburan, dapat berdampak besar pada kesehatan biologis dan psikologis.
Kondisi ini, pada dasarnya adalah cara otak mencoba memulihkan ketertiban setelah liburan dan harus menghadapi rutinitas harian kembali. Sambil menyesuaikan antara pengalaman yang sangat bereda.
Agar perasaan tersebut tak berlarut-larut, ada sejumlah cara untuk mengatasinya, seperti
Meluangkan waktu Antara lain dengan meluangkan waktu untuk diri sendiri atau me time sebelum memulai rutinitas. Atur waktu satu atau dua hari untuk melatih rutinitas lagi.
Hindari media sosial Daripada melakukan
chat atau pesan singkat, sebaiknya gunakan waktu dengan mengobrol melalui telepon. Hal ini bisa membangkitkan semangat Anda untuk memulai rutinitas.
Olahraga The Cleveland Clinic mengatakan dengan berjalan bisa meningkatkan endorfin dan rasa bahagia.
Terapi alam Sudah terbukti bahwa ruang hijau dapat meningkatkan rasa bahagia dalam diri. Karena itu, ini bisa jadi salah satu solusi mengatasi
post-holiday blues. Jaga pola makan Makan dengan baik dan fokus pada ikan-ikanan, biji-bijian, cokelat hitam jyga teh hijau untuk memerangi stres.
Baca juga: Tak Bisa Lepas dari Sosmed, Awas Terjangkit Sindrom FomoTidur cukup The Sleep Foundation mengatakan tidur yang buruk berkontribusi pada depresi.
Menonton film komedi Film komedi atau lucu bisa mengurangi stres melalui tawa yang ditimbulkan.
Nah, bila Sahabat Langit7 merasa stres setelah libur panjang kemarin, cobalah melakukan tips di atas untuk menguranginya.
(est)