LANGIT7.ID, Jakarta - Founder Ngaji Jodoh, Ustadz Oki Aryono, berujar inti
pernikahan adalah mencari keberkahan dan keridaan dari Allah Ta’ala. Maka, tidak ada syarat pesta pernikahan harus mewah.
“Akad nikah adalah pintu masuk. Maka kalau pintu, ya secukupnya saja dan tidak usah terlalu besar. Masa, ukuran pintu lebih besar dari rumahnya. Jika memang menggelar pesta,ya minimal tetangga kanan kiri dan teman dekat bisa diajak makan yg sewajarnya saja dan menunya pun tidak terlalu banyak pilihan,” kata Ustadz Oki kepada Langit7.id, Kamis (2/2/2023).
Hal terpenting dalam pesta pernikahan adalah doa yang ikhlas dari para tamu untuk keberkahan mempelai. Itu karena kehidupan rumah tangga memiliki dinamika yang kompleks. Saat ada masalah, hanya pertolongan Allah yang diharapkan.
Baca Juga: Tren Nikah Gratis di KUA, Berkah Buat Umat Islam“Pertolongan Allah itu datang dari doa-doa yg ikhlas. Jangan sampai tamu undangan pernikahan kita justru tidak ikhlas mendoakan kita gara-gara mereka terbebani isi amplop atau kado,” ungkap Ustadz Oki.
Bahkan, Oki menyebutkan adanya banyak tradisi ‘balasan setimpal’ dalam urusan pesta. Hal itu lebih berat lagi dan sangat sulit untuk menemukan keikhlasan dari tradisi tersebut. Orang menyumbang atau memberi kado atau bahan pesta dengan harapan kelak orang yang disumbang membalas yang sama atau lebih.
Baca Juga: Begini Cara Daftar dan Syarat Nikah Gratis di KUA
“Ini tradisi buruk yag harus dihapus. Bahwa nikah itu berharap keberkahan dan hal itu dimulai dari pranikah, saat menikah, dan juga pascanikah,” pungkas Ustadz Oki.
(jqf)