Kemudian Musa melemparkan tongkatnya, maka tiba-tiba ia menelan benda-benda palsu yang mereka ada-adakan itu.
Juz ke - 19
Tafsir
Kemudian Musa melemparkan tongkatnya, maka tiba-tiba saja tongkat itu berubah menjadi ular besar yang sangat menakutkan, kemudian ia, ular besar itu menelan benda-benda yang kelihatan seperti ular itu, padahal itu adalah benda-benda yang palsu yang mereka ada-adakan itu, karena berasal dari sihir, dan sihir itu berasal dari setan.
Setelah semua pesihir Firaun melemparkan tali-tali dan tongkat-tongkat mereka, yang dalam bayangan orang banyak seakan-akan menjadi ular, maka tibalah giliran Musa. Ketika Musa menjatuhkan tongkatnya yang menjelma menjadi ular sesungguhnya, tiba-tiba ular itu memakan habis ular-ular palsu yang mereka ada-adakan itu. Dengan demikian jelaslah mana yang benar dan mana yang batil sebagaimana tersebut dalam firman Allah:
Maka terbuktilah kebenaran, dan segala yang mereka kerjakan jadi sia-sia. (al-Araf/7: 118)
Dan firman-Nya:
Sebenarnya Kami melemparkan yang hak (kebenaran) kepada yang batil (tidak benar) lalu yang hak itu menghancurkannya, maka seketika itu (yang batil) lenyap. (al-Anbiya/21: 18)
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.