Umrah di Masa Pandemi
Menag: Terlalu Beresiko Jika Kebijakan Satu Pintu Dicabut
Jaja Suhana
Senin, 17 Januari 2022 - 15:45 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7/iStock.
Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia (RI) Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, kebijakan satu pintu atau one gate policy (OGT) terlalu beresiko jika dicabut dalam penyelanggaraan ibadah umrah. Salah satu pertimbangannya, masih ada petugas tim survei yang terkena omicron.
"Saya sudah meminta kepada pak Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah agar pemberangkatan umrah tetap menerapkan one gate policy," ujar Yaqut Cholil Qoumas dalam Rapat Kerja Komisi VIII DPR RI di Senayan-Jakarta, Senin (17/1/2022).
Yaqut mengatakan tidak akan menghentikan pemberangkatan ibadah umrah, namun tetap mengunakan skema satu pintu untu meminimalisir penyebaran Covid-19. "Tidak ada undang-undang yang melarang warga negara pergi ke luar negeri, termasuk untuk menjalankan ibadah umrah kalau sudah mendapatkan visa," kata Yaqut.
Baca Juga:Kemenag Hentikan Sementara Pengiriman Jamaah Umrah
Jemaah umrah pertama kali diberangkatkan pada 8 Januari 2022, sampai pada pemberangkatan 15 Januari 2022, total ada 1.731 jemaah umrah yang sudah berangkat ke Arab Saudi. Dari jumlah itu, 400 orang sudah kembali ke Tanah Air.
"Kita akan melakukan evaluasi yang komprehensif seiring kepulangan jemaah umrah yang pertama," ujar dia.
Baca Juga:Alih Profesi Saat Pandemi, Muslim Asal Banten Ini Sukses Budi Daya Nila
"Saya sudah meminta kepada pak Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah agar pemberangkatan umrah tetap menerapkan one gate policy," ujar Yaqut Cholil Qoumas dalam Rapat Kerja Komisi VIII DPR RI di Senayan-Jakarta, Senin (17/1/2022).
Yaqut mengatakan tidak akan menghentikan pemberangkatan ibadah umrah, namun tetap mengunakan skema satu pintu untu meminimalisir penyebaran Covid-19. "Tidak ada undang-undang yang melarang warga negara pergi ke luar negeri, termasuk untuk menjalankan ibadah umrah kalau sudah mendapatkan visa," kata Yaqut.
Baca Juga:Kemenag Hentikan Sementara Pengiriman Jamaah Umrah
Jemaah umrah pertama kali diberangkatkan pada 8 Januari 2022, sampai pada pemberangkatan 15 Januari 2022, total ada 1.731 jemaah umrah yang sudah berangkat ke Arab Saudi. Dari jumlah itu, 400 orang sudah kembali ke Tanah Air.
"Kita akan melakukan evaluasi yang komprehensif seiring kepulangan jemaah umrah yang pertama," ujar dia.
Baca Juga:Alih Profesi Saat Pandemi, Muslim Asal Banten Ini Sukses Budi Daya Nila