DPR Ragu Garuda Indonesia Bisa Berangkatkan Calon Haji 2022
Garry Talentedo Kesawa
Senin, 17 Januari 2022 - 19:05 WIB
Maskapai penerbangan nasional, Garuda Indonesia. (Foto: Langit7.id/iStock)
Komisi VIII DPR RI meragukan kesiapan maskapai penerbangan Garuda Indonesia yang berencana memberangkatkan jemaah calon haji (calhaj) 2022. Hal tersebut menanggapi pernyataan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang telah menyiapkan 34 pesawat berbadan lebar dari Garuda Indonesia.
Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Yandri Susanto mengaku tidak yakin jika Garuda Indonesia memiliki armada untuk memberangkatkan calhaj 2022. Politisi PAN itu meminta kepada Kemenhub untuk mengecek ulang perihal kesiapan Garuda Indonesia tersebut.
Baca juga:Menag: Terlalu Beresiko Jika Kebijakan Satu Pintu Dicabut
"Yakin ini armadanya ada? Kemenhub sebaiknya mengecek kembali ke Garuda Indonesia apakah pesawatnya masih ada atau tidak," kata Yandri Susanto seperti dikutip dari laman dpr.go.id dalam rapat kerja Komisi VIII DPR RI dengan Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Perhubungan di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Senin (17/1/2022).
Senada dengan hal tersebut, Anggota Komisi VIII Abdul Wachid juga mempertanyakan keberadaan pesawat Garuda Indonesia. Menurutnya, selama masa pandemi Covid-19 Garuda Indonesia mengurangi frekuensi penerbangan.
"Apakah Garuda siap memberikan pelayanan atau tidak dalam pemberangkatan jemaah calhaj 2022? Ini fakta, mau naik pesawat Garuda harus tanya dulu ada tidak penerbangannya. Pengalaman kawan saya, sudah beli tiket ternyata penerbangannya tidak ada," ungkap Wachid.
Baca juga:Kemenag Hentikan Sementara Pengiriman Jamaah Umrah
Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Yandri Susanto mengaku tidak yakin jika Garuda Indonesia memiliki armada untuk memberangkatkan calhaj 2022. Politisi PAN itu meminta kepada Kemenhub untuk mengecek ulang perihal kesiapan Garuda Indonesia tersebut.
Baca juga:Menag: Terlalu Beresiko Jika Kebijakan Satu Pintu Dicabut
"Yakin ini armadanya ada? Kemenhub sebaiknya mengecek kembali ke Garuda Indonesia apakah pesawatnya masih ada atau tidak," kata Yandri Susanto seperti dikutip dari laman dpr.go.id dalam rapat kerja Komisi VIII DPR RI dengan Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Perhubungan di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Senin (17/1/2022).
Senada dengan hal tersebut, Anggota Komisi VIII Abdul Wachid juga mempertanyakan keberadaan pesawat Garuda Indonesia. Menurutnya, selama masa pandemi Covid-19 Garuda Indonesia mengurangi frekuensi penerbangan.
"Apakah Garuda siap memberikan pelayanan atau tidak dalam pemberangkatan jemaah calhaj 2022? Ini fakta, mau naik pesawat Garuda harus tanya dulu ada tidak penerbangannya. Pengalaman kawan saya, sudah beli tiket ternyata penerbangannya tidak ada," ungkap Wachid.
Baca juga:Kemenag Hentikan Sementara Pengiriman Jamaah Umrah