Adab Ketika Melihat dan Mendengar Musibah Kecelakaan
Hasanah syakim
Jum'at, 21 Januari 2022 - 16:35 WIB
Ilustrasi kecelakaan. (Foto: Langit7.id/iStock)
Musibah kecelakaanmenjadi takdir yang telah Allah SWT tetapkan dan tidak bisa terhindarkan. Dengan begitu, Allah SWT dan Rasul-Nya telah memerintahkan hamba-Nya untuk senantiasa mengingat dan berdoa kepada Allah SWT agar terhindar dari musibah kecelakaan.
Melalui Al-Qur’an dan hadis, Allah SWT dan Rasul-Nya mengajarkan umat Islam untuk ikhlas, tabah, bersabar, dan siap dalam menghadapi musibah. Lantas, bagaimanakah sikap umat Islam ketika melihat dan mendengar orang lain tertimpa musibah yang bisa datang kapanpun dan dimanapun?
Baca juga:Doa Saat Berkendara Agar Terhindar dari Segala Musibah
Ketika mendengar dan melihat orang lain terkena musibah, maka hal yang harus dilakukan adalah berempati atau ikut merasa sedih. Sehingga hati tergerak untuk memberikan segala jenis bantuan baik berupa materi ataupun non materi.
Nabi Muhammad SAW mengajarkan kepada umatnya untuk melafalkan doa bagi seseorang ketika melihat orang lain tertimpa musibah. Umat muslim diharuskan pula percaya bahwa musibah dan bencana datang dari Allah SWT, sehingga dari kejadian tersebut bisa mendoakan agar orang yang tertimpa musibah segera dipulihkan dari kesulitan. RasulullahSAW bersabda:
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ رَأَى مُبْتَلًى فَقَالَ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي عَافَانِي مِمَّا ابْتَلَاكَ بِهِ وَفَضَّلَنِي عَلَى كَثِيرٍ مِمَّنْ خَلَقَ تَفْضِيلًا لَمْ يُصِبْهُ ذَلِكَ الْبَلَاءُ
Artinya: "Dari Ibnu Umar ra dia berkata, Rasulullah shalallahu alaihi wassalam bersabda, Barangsiapa dikagetkan oleh orang yang tertipa musibah, kemudian dia mengucapkan Alhamdulillahi-lladzii ‘ aa faaniimimmabtalaaka bihi wafaddlalanii ‘alakatsiirin mimman khalaqa tafdliilaa. (Segala puji bagi Allah SWT yang tellah menyelamatkanku dari musibah yang menimpamu dan memberi kelebihan kepadaku atas semua yang diciptakan-Nya dengan kelebihan yang sempurna). Maka dia akan diselamatkan dari musibah itu bagaimanapun juga." (Hadis Sunan Ibnu Majah).
Melalui Al-Qur’an dan hadis, Allah SWT dan Rasul-Nya mengajarkan umat Islam untuk ikhlas, tabah, bersabar, dan siap dalam menghadapi musibah. Lantas, bagaimanakah sikap umat Islam ketika melihat dan mendengar orang lain tertimpa musibah yang bisa datang kapanpun dan dimanapun?
Baca juga:Doa Saat Berkendara Agar Terhindar dari Segala Musibah
Ketika mendengar dan melihat orang lain terkena musibah, maka hal yang harus dilakukan adalah berempati atau ikut merasa sedih. Sehingga hati tergerak untuk memberikan segala jenis bantuan baik berupa materi ataupun non materi.
Nabi Muhammad SAW mengajarkan kepada umatnya untuk melafalkan doa bagi seseorang ketika melihat orang lain tertimpa musibah. Umat muslim diharuskan pula percaya bahwa musibah dan bencana datang dari Allah SWT, sehingga dari kejadian tersebut bisa mendoakan agar orang yang tertimpa musibah segera dipulihkan dari kesulitan. RasulullahSAW bersabda:
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ رَأَى مُبْتَلًى فَقَالَ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي عَافَانِي مِمَّا ابْتَلَاكَ بِهِ وَفَضَّلَنِي عَلَى كَثِيرٍ مِمَّنْ خَلَقَ تَفْضِيلًا لَمْ يُصِبْهُ ذَلِكَ الْبَلَاءُ
Artinya: "Dari Ibnu Umar ra dia berkata, Rasulullah shalallahu alaihi wassalam bersabda, Barangsiapa dikagetkan oleh orang yang tertipa musibah, kemudian dia mengucapkan Alhamdulillahi-lladzii ‘ aa faaniimimmabtalaaka bihi wafaddlalanii ‘alakatsiirin mimman khalaqa tafdliilaa. (Segala puji bagi Allah SWT yang tellah menyelamatkanku dari musibah yang menimpamu dan memberi kelebihan kepadaku atas semua yang diciptakan-Nya dengan kelebihan yang sempurna). Maka dia akan diselamatkan dari musibah itu bagaimanapun juga." (Hadis Sunan Ibnu Majah).